Ini profil Gabryel Alexander Etwiorry, Ketua DPD GRIB Jaya tantang Dedi Mulyadi

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi dan Gabryel Alexander Etwiorry - Istimewa

Dedi Mulyadi dan Gabryel Alexander Etwiorry - Istimewa

sukabumiheadline.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab dipanggil Kang Dedi Mulyadi (KDM) mendapatkan tantangan Ketua DPD Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Jawa Barat, Gabryel Alexander Etwiorry.

Tantangan Gabryel disampaikan setelah KDM melontarkan pernyataan tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Antipremanisme di wilayah Jawa Barat.

Kebijakan KDM tersebut merupakan respins dalam menyikapi maraknya aksi premanisme, termasuk pungutan liar (pungli) dan intimidasi yang dilakukan organisasi masyarakat (ormas) dan LSM. Salah satunya, saat menjelang Lebaran, sejumlah video yang menunjukkan ormas meminta tunjangan hari raya (THR) secara paksa sempat viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menunjukkan komitmen dirinya untuk menindak tegas premanisme yang meresahkan masyarakat. Namun, langkah tersebut memicu reaksi dari Gabryel.

Gabryel secara terbuka menantang Gubernur Dedi Mulyadi untuk berdiskusi langsung mengenai definisi dan arah kebijakan terkait premanisme.

“Saya sampaikan di sini, saya tantangan terbuka untuk diskusi aktif. Ayo, kita ngobrol. Jadi jangan supaya masyarakat itu menstigma ormas seakan-akan (buruk). Kenapa? Statement Bapak (Dedi) itu bagi kami menyesatkan, Pak,” ujar Gabryel dalam tayangan YouTube “Titik Temu Podcast pada Sabtu (12/4/2025) lalu.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi: Bupati Sukabumi sulit dihubungi, tapi problemnya banyak sekali

Ia juga mengundang KDM untuk datang langsung ke kantornya agar bisa berdialog secara terbuka, sekaligus  menekankan bahwa dirinya belum memahami secara pasti definisi premanisme yang dimaksud KDM.

“Saya ingin belajar dari Bapak, saya ingin tahu pemahaman preman itu yang kayak gimana. Saya sampai hari ini belum paham, Pak, preman itu kayak gimana,” katanya.

Selain itu, Gabryel menyarankan agar pemberantasan premanisme tidak hanya difokuskan ke luar, melainkan juga ke dalam birokrasi pemerintahan. Ia menyebutkan adanya tindakan premanisme di lingkungan birokrasi yang juga perlu diberantas.

“Kami pun kalau memang gubernur membentuk satgas premanisme, hari ini tolong bersih-bersih itu jangan keluar dulu, ke dalam dulu. Karena kami di GRIB juga akan membentuk satgas untuk memberantas premanisme di birokrasi. Jadi birokrat ini semuanya benar,” tegasnya.

“Bupati, gubernur enggak semuanya bener, jadi jangan seakan-akan selama ini, oknum preman itu adanya cuma di ormas,” imbuhnya.

Profil Gabryel Alexander Etwiorry

Informasi dihimpun, Gabryel Alexander Etwiorry menjabat Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Barat sejak Februari 2024. Ia dilantik oleh Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario De Marshall, di Telukjambe Timur. Acara pelantikan juga secara terbuka mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

Baca Juga :  Pernyataan Dedi Mulyadi dalam Musrenbang di Cirebon jadi bumerang

Gabryel dikenal sebagai pemimpin ormas yang aktif membangun solidaritas di tingkat provinsi. Ia baru-baru ini menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 sekaligus kegiatan halalbihalal antar-pengurus se-Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Gabryel menegaskan visinya menjadikan GRIB Jaya Jabar sebagai ormas besar dengan target satu juta anggota pada tahun 2028.

Dikutip dari laman suaragrib.com, GRIB Jaya merupakan salah satu ormas terbesar di Jawa Barat, dengan kepengurusan yang sudah terbentuk di 27 kabupaten/kota.

Mereka mengklaim telah memiliki sekitar 200 ribu anggota yang telah ber-KTA dan 200 ribu lainnya masih dalam proses. Gabryel juga pernah menghadapi konflik internal yang melibatkan anggotanya.

Pada awal 2025, sempat terjadi bentrokan antara anggota GRIB dan Pemuda Pancasila (PP) di Bandung. Video peristiwa tersebut viral di media sosial pada 15 Januari 2025.

Saat itu 5 anggota GRIB Jaya Jabar sempat ditahan polisi. Namun, kedua ormas akhirnya sepakat berdamai setelah pertemuan antara Gabryel dan Ketua MPW PP Jabar, Dian Rahadian, di Polrestabes Bandung pada 18 Januari 2025.

Berita Terkait

Jangan kira Gedung Sate hanya ada di Bandung, di sini juga ada tapi jadi kantor kades
KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung bakal lewati jalur baru
ODOL haram! Hari ini mulai berlaku truk dua sumbu untuk angkutan barang di Jawa Barat
Jadi tersangka KPK, ini pesan Bupati Bekasi si Raja Bongkar buat Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar libatkan petani dan sekolah di Program MBG
Situs Gunung Padang mulai direkonstruksi total
TJT: GT Bocimi Seksi 2 titik krusial macet saat Libur Nataru
Bandara Internasional Jawa Barat bakal dijadikan khusus haji dan umrah Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:16 WIB

Jangan kira Gedung Sate hanya ada di Bandung, di sini juga ada tapi jadi kantor kades

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:07 WIB

KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung bakal lewati jalur baru

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:08 WIB

ODOL haram! Hari ini mulai berlaku truk dua sumbu untuk angkutan barang di Jawa Barat

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:51 WIB

Jadi tersangka KPK, ini pesan Bupati Bekasi si Raja Bongkar buat Dedi Mulyadi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 01:33 WIB

Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar libatkan petani dan sekolah di Program MBG

Berita Terbaru

Julian Alvarez - Ist

Sosok

5 pesepakbola dunia tubuhnya tak ditato

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:55 WIB

Ilustrasi KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung bakal lewati jalur baru

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:07 WIB