Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi kompak perbaiki jalan rusak penyebab kecelakaan - sukabumiheadline.com

Warga Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi kompak perbaiki jalan rusak penyebab kecelakaan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Warga Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kompak memperbaiki Jalan Nasional rusak yang sudah menelan korban jiwa secara swadaya, Jumat (23/1/2026) lalu.

Warga bahkan tidak mempedulikan status jalan tersebut yang merupakan Jalan Nasional. Mereka kompak mengumpulkan iuran, karena banyak pengendara mengalami kecelakaan di Jalan Kidang Kencana, ruas Palabuhanratu-Cisolok tersebut. Baca selengkapnya: Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki

Tukar guling kewenangan 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mendorong langkah strategis berupa tukar guling kewenangan antara daerah dan pusat demi penataan infrastruktur yang lebih adil dan efektif.

Dedi menilai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) saat ini memikul beban terlalu berat karena harus mengelola jalan nasional yang tersebar hingga ke pusat-pusat kota. Padahal, menurutnya, jalan-jalan tersebut lebih relevan jika dikelola langsung oleh pemerintah daerah.

“Seluruh jalan nasional yang lewat pusat kota bisa diserahkan ke provinsi atau kabupaten/kota,” kata Dedi di Instagram pribadinya, dikutip Jumat (6/2/2026).

Sebagai kompensasi, anggaran pemeliharaan jalan nasional yang sebelumnya digunakan di kawasan perkotaan diusulkan difokuskan penuh untuk pembangunan Jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.

Dedi menegaskan Pantura digunakan oleh kendaraan besar lintas provinsi yang tidak menyumbang pajak kendaraan ke Jawa Barat, namun justru membebani infrastruktur daerah.

Selain sektor jalan, Dedi juga mendorong tukar guling aset bandara antara Kertajati dan Husein Sastranegara. Saat ini, Pemprov Jabar masih menunggu pembahasan lintas kementerian terkait status kedua bandara tersebut.

“Ini soal keadilan, efektivitas, dan keberpihakan pada masyarakat Jawa Barat,” tegasnya.

Berita Terkait

Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang
Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak
5 prioritas Jabar di Musrenbang RKPD 2027: Sekolah gratis hingga konektivitas wilayah
KDM ajak Gen Z Jawa Barat nikah sederhana, uang mending buat beli rumah
Soal bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, Korlantas Polri kunjungi Lembur Pakuan
Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kabaya Sunda 2026 bulan depan
Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 01:35 WIB

Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang

Kamis, 23 April 2026 - 17:31 WIB

Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak

Sabtu, 18 April 2026 - 17:40 WIB

5 prioritas Jabar di Musrenbang RKPD 2027: Sekolah gratis hingga konektivitas wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 13:27 WIB

KDM ajak Gen Z Jawa Barat nikah sederhana, uang mending buat beli rumah

Senin, 13 April 2026 - 20:31 WIB

Soal bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama, Korlantas Polri kunjungi Lembur Pakuan

Berita Terbaru

Tecno Camon 50 Pro 5G - Tecno

Gadget

Harga Tecno Camon 50 Pro 5G, dibekali kamera 3x optical zoom

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:57 WIB