Jika KDM setuju, mulai Juni 2025 jalanan Sukabumi bebas ODOL

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Razia truk AMDK AQUA - Istimewa

Razia truk AMDK AQUA - Istimewa

sukabumiheadline.com – Kabar baik bagi warga Sukabumi, Jawa Barat, karena pemerintah sedang menyusun rencana aksi untuk menerapkan kebijakan Zero Over Dimension Over Load atau ODOL.

Kebijakan ini ditargetkan mulai berlaku efektif pada 2026, yang bertujuan untuk menghilangkan praktik penggunaan kendaraan yang melebihi dimensi dan muatan yang diizinkan.

Seperti diketahui, penggunaan truk ODOL ini seringkali menjadi penyebab kerusakan jalan, kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa, hingga kerugian ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari Jawa Barat

Meskipun mulai berlaku tahun depan, namun kebijakan ini akan mulai diuji coba pada Juni 2025 di wilayah Jawa Barat dan Riau. Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, kedua provinsi akan jadi tempat percontohan.

Namun demikian, apakah Sukabumi akan menjadi lokasi percontohan atau tidak, tergantung kepada keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Jika pria yang populer dipanggil KDM itu memutuskan uji coba dj seluruh wilayah Jawa Barat, maka mulai bulan depan jalanan di Sukabumi akan bebas truk besar.

Baca Juga :  Kata Danone soal truk AQUA picu tabrakan beruntun di GT Ciawi, banyak korban warga Sukabumi

Hal itu karena menurut Dudy, penanganan kendaraan berlebih muatan alias truk obesitas nantinya bakal dimulai dari sisi hulu. Untuk sistem percontohan di Riau dan Jawa Barat, ia berharap pemerintah daerah setempat telah menyiapkan lokasinya, seraya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun turut mengusulkan.

“Misalnya di Jawa Barat, di kawasan tertentu, di wilayah ini. Itu kalau dinas berhubung, Pemda, Provinsi, maupun Dinas Perhubungan segala macam oke, kita mungkin Juni bisa mulai,” ujar Menhub Dudy dalam sesi bincang-bincang bersama media di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Oleh karenanya, Menhub berharap dukungan langsung dari pemerintah daerah setempat, agar pilot project Zero ODOL bisa segera terlaksana.

Baca Juga :  Kajian KPBB ungkap dugaan truk AMDK dari Sukabumi dan Bogor 100% langgar aturan

“Karena kemarin kan saya sudah dapat komitmen dari Gubernur Jawa Barat maupun Gubernur Riau, bahwa mereka akan mendukung pilot project ini untuk di wilayahnya mereka. Jadi secepatnya kita akan lakukan,” imbuh dia.

Ia mengaku senang dengan komitmen pemda di Riau dan Jawa Barat, yang punya keinginan kuat untuk mengatasi masalah truk obesitas di wilayah ya. Demi kepastian, Menhub dalam waktu dekat akan coba menemui Gubernur Jawa Barat yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM).

“Saya mungkin dalam minggu depan akan ketemu dengan Pak Dedi Mulyadi untuk follow up komitmen beliau, kita akan coba di wilayah Jawa Barat dan juga di Riau,” sambung Dudy.

Berita Terkait

Ada BLT Rp300 ribu, warga Sukabumi wajib tahu 8 fokus Dana Desa 2026 sesuai Permendesa 16/2025
Cara mendapatkan pupuk bersubsidi di Sukabumi sesuai HET
Ini lho jenis-jenis sumbangan bebas pajak di Indonesia
Dana Desa 2025-2026 larinya ke mana? Begini menurut BPK, Kemenkeu dan Permendes
Resmi! Daftar UMSK Jabar 2026 hasil revisi, Sukabumi Rp3,850 juta
Menghitung nasib petani dan kebun Sawit di Sukabumi setelah keluar SE Gubernur Jabar
Sukabumi masuk 15 daerah dengan UMK tertinggi 2026
Daftar lengkap UMK Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat, Sukabumi berapa?

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:15 WIB

Ada BLT Rp300 ribu, warga Sukabumi wajib tahu 8 fokus Dana Desa 2026 sesuai Permendesa 16/2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 03:27 WIB

Cara mendapatkan pupuk bersubsidi di Sukabumi sesuai HET

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:39 WIB

Ini lho jenis-jenis sumbangan bebas pajak di Indonesia

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Dana Desa 2025-2026 larinya ke mana? Begini menurut BPK, Kemenkeu dan Permendes

Senin, 5 Januari 2026 - 07:22 WIB

Resmi! Daftar UMSK Jabar 2026 hasil revisi, Sukabumi Rp3,850 juta

Berita Terbaru