KDM minta kantor pusat AQUA pindah ke Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sidak pabrik AQUA di Kabupaten Subang - Ist

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sidak pabrik AQUA di Kabupaten Subang - Ist

sukabumiheadline.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) AQUA membangun kantor pusatnya di wilayah Jawa Barat. Permintaan itu tidak hanya ditujukan kepada AQUA, tetapi juga kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah yang dipimpinnya.

“Gini lho perusahaan-perusahaan di Jawa Barat ini, kan kantor pusatnya semuanya di luar Jawa Barat. Kita enggak boleh nyebut tempat. Di luar Jawa Barat, nah di situ kalau kantor pusatnya di luar Jawa Barat, maka yang paling nyaman itu yang punya kantor pusat,” kata Dedi dikutip sukabumiheadline.com dari video di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (30/10/2025).

Menurut Dedi, kondisi itu membuat Jawa Barat tidak mendapat manfaat penuh dari keberadaan perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini pabrik ngambil air di Jawa Barat. Kalau bisa NPWP-nya di Jawa Barat. Karena perusahaan bapak kalau kantornya di luar Jawa Barat, bagi hasilnya di luar Jawa Barat,” kata Dedi Mulyadi.

Baca Juga :  Menunggu Konsistensi Kadishub Kabupaten Sukabumi, Jam Operasional Angkutan Berat Menurut Perda 17/2013

Dana bagi hasil (DBH) justru mengalir ke daerah tempat kantor pusat berada, bukan ke lokasi kegiatan ekonomi dilakukan.

Nah saya ingin kantor pusatnya di Jawa Barat dong, agar dana bagi hasilnya kembali ke masyarakat Jabar sebagai objek di mana usaha itu dilakukan,” ujarnya.

“Bapak ngambil airnya di kita, jalan rusaknya di kita, bagi hasilnya di tempat lain, kan tidak berkeadilan,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi meminta Kantor Pusat AQUA Nomor Pokok Wajib Pajak-nya di salah satu kabupaten yang ada pabrik AQUA di wilayah Jawa Barat, salah satunya Sukabumi.

“Boleh dong NPWP-nya mau di Sukabumi silakan, mau di cianjur silakan, mau di sini silakan,” kata dia.

Baca Juga :  Gugat Cerai Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta: Kejarlah Selingkuhanmu

“Kan sumber airnya dari Subang, Cianjur, Sukabumi kan? Sama Bogor,” tambah Dedi Mulyadi.

Selain soal DBH, Dedi juga menyatakan akan terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perusahaan di Jawa Barat, termasuk perusahaan air mineral seperti AQUA.

Oh saya semua, kan saya bilang saya pasti akan tiba-tiba datang ke sebuah perusahaan untuk melakukan analisis. Jadi yang bukan hanya AQUA, seluruh perusahaan di Jawa Barat, baik perusahaan air mineral, maupun non air mineral,” tutur Dedi.

Ia menegaskan, langkah tersebut bertujuan memastikan aktivitas perusahaan tidak merugikan lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Kan saya baru menemukan satu, kan saya tidak boleh menyimpulkan sesuatu yang belum saya lihat. Nanti ada wawancara saya, tadi sudah lengkap, tinggal lihat aja di media sosial saya. Lengkap membahas itu, dan itu akan menjadi sesuatu,” kata Dedi.

Berita Terkait

Menanti IPO Persib di Bursa Efek Indonesia tawarkan 45% saham, ini penjelasan OJK
5+5 merek dan jenis mobil terlaris di Indonesia 2025
Daftar merek HP terlaris di Indonesia 2025, didominasi produk China, iPhone urutan 7
5 motor paling laku di Indonesia sepanjang 2025 dan faktor suksesnya
Mohammed bin Salman tawar Barcelona Rp166,7 triliun
Rute perintis DAMRI Sukabumi dan tujuan Jawa Tengah hingga Sumatera, cek di sini
Alasan resign dan 15 ide bisnis buat yang bosan jadi karyawan + 4 tips sukses
11 ide bisnis untuk ibu rumah tangga yang cuan, dari warung pagi hingga voice over

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 18:27 WIB

5+5 merek dan jenis mobil terlaris di Indonesia 2025

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:55 WIB

Daftar merek HP terlaris di Indonesia 2025, didominasi produk China, iPhone urutan 7

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:00 WIB

5 motor paling laku di Indonesia sepanjang 2025 dan faktor suksesnya

Senin, 15 Desember 2025 - 17:13 WIB

Mohammed bin Salman tawar Barcelona Rp166,7 triliun

Senin, 15 Desember 2025 - 14:20 WIB

Rute perintis DAMRI Sukabumi dan tujuan Jawa Tengah hingga Sumatera, cek di sini

Berita Terbaru