Kenalkan, Grandmaster catur Indonesia pertama asal Sukabumi, Herman Suradiradja

- Redaksi

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GM Catur asal Sukabumi, Herman Suradiradja. l Istimewa

GM Catur asal Sukabumi, Herman Suradiradja. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Nama Herman Suradiradja mungkin tidak terlalu populer dan familiar di telinga warga Sukabumi, Jawa Barat. Padahal, jika saat ini Sukabumi, Jawa Barat, memiliki atlet-atlet berprestasi di berbagai cabang olah raga level nasional hingga dunia, tentunya telah mengharumkan nama daerah. Herman adalah salah satunya.

Bahkan, kita mengenal ada Aulia Suci Nurfadillah di cabor bola voli, cabor bulutangkis ada Pramudya Kusumawardana dan Berry Anggriawan, serta banyak lagi, adalah nama-nama yang melengkapi kegemilangan Herman Suradiradja di dunia olah raga.

Baca Juga: Biodata dan Prestasi Pramudya Kusumawardana, Atlet asal Sukabumi Terfavorit se-Asia Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu karena sosok Herman Suradiradja mengharumkan nama daerah dan negara di kancah olah raga catur level dunia dengan gelar yang disandangnya, Grandmaster!

Untuk menyandang gelar paling bergengsi dalam olah raga catur tersebut, seorang atlet catur harus melewati rangkaian persyaratan yang telah ditetapkan oleh FIDE.

Itu sebabnya Indonesia baru berhasil mewujudkan mimpi delapan pecatur terbaiknya masuk dalam jajaran penyandang gelar Grandmaster dalam cabang olahraga catur sejak Indonesia merdeka tahun 1945 sampai dengan saat ini.

Delapan pecatur terbaik Indonesia yang telah melewati rangkaian persyaratan yang telah ditetapkan oleh FIDE tersebut adalah GM Herman Suradiradja, GM Utut Adianto, GM Ardiansyah, GM Edhi Handoko, GM Ruben Gunawan, GM Cerdas Barus, GM Susanto Megaranto, dan GM Novendra Priasmoro.

Baca Juga: Profil Berry Anggriawan, Mencatat Prestasi Atlet Bulutangkis Nasional asal Sukabumi

Suatu kebanggan yang luar biasa bagi atlet catur untuk menyandang gelar Grandmaster. Hal itu dikarenakan untuk meraih gelar tertinggi dalam cabang olahraga catur tersebut bagaikan mimpi. Gelar Grandmaster dipegang seumur hidup. Setelah dianugerahkan oleh organisasi catur dunia (FIDE), seorang pecatur akan selalu menjadi Grandmaster.Tidak peduli berapa banyak pemain yang dia kalahkan, seberapa jauh elo ratingnya turun, sang Grandmaster tetaplah melekat dengan gelar bergengsi tersebut.

Sosok Herman Suradiradja lahir di Sukabumi pada 14 Oktober 1947. Ia merupakan pecatur andalan Indonesia yang pertama kali meraih gelar Grand Master.

Baca Juga: Profil Berry Anggriawan, Mencatat Prestasi Atlet Bulutangkis Nasional asal Sukabumi

Herman sendiri bukanlah sosok sembarangan, ia merupakan putra ketujuh dari Raden Sudarma Suradiradja, salah seorang tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia asal Tatar Pasundan.

GM Herman Suradiradja merupakan salah satu pecatur terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Prestasi hebatnya dari akhir tahun 1960 hingga pertengahan tahun 1990, GM Herman Suradiradja adalah salah satu pecatur terkemuka di Indonesia. Kejuaraan di level nasional yang pernah diikuti antara lain Kejuaraan Nasional.

Baca Juga: Mengenal Lely Koentratih, Wanita Sukabumi yang Jadi Sniper Putri Pertama di Asia

Kejuaraan di level internasional yang pernah diikuti antara lain Sandefjord International Tournament, Lublin Tournament, Primorsko Tournament, Plovdiv Tournament, 1st Burroughs Computers Grandmaster, Brisbane Tournament, First Lady’s Cup Tournament, 1st Asean Open, Indonesia Open Chess Championship, hingga Olimpiade Catur.

Untuk level Nasional, Ia berkali-kali mengikuti Kejuaraan Nasional Catur dan memenangkan turnamen tersebut pada tahun 1975. Kejuaraan di level internasional yang pernah dimenangkannya antara lain juara dua di Lublin (1976), juara di Primorsko (1977) dan juara di Plovdiv (1978).

Norma Master Internasional pertamanya (IMR) diraih oleh Herman Suradiradja di Singapura, kemudian ia melengkapi gelar internasioanlnya (IM) di Lublin, Polandia pada tahun 1976. Herman Suradiradja hanya butuh waktu dua tahun untuk memperoleh gelar internasional tertinggi untuk pecatur (GM).

Baca Juga: Biodata Aulia Suci Nurfadila, Wanita Sukabumi di Timnas Voli Sea Games 2023

GM Herman Suradiradja (rating Elo tertinggi 2380) menjadi orang Indonesia pertama dan orang Asia ketiga yang meraih gelar Grandmaster pada 1978 melalui serangkaian turnamen catur yang diikutinya di beberapa negara Eropa Timur. Baca selengkapnya: Herman Suradiradja, Pria asal Sukabumi Jadi Grandmaster Catur Pertama yang Dimiliki Indonesia

Berita Terkait

10 Kota Toleran 2020-2025, Sukabumi absen dua tahun
Mengenal 10 peradaban tertua di dunia, ada Italia di Eropa
Minibiografi Peter Magyar, PM Hungaria yang bersumpah akan tangkap PM Israel
Mengenang 82 tahun R. Irawan Surianatanegara, Si Konsisten dari Sukabumi
Profil Salman Alfarisi: Sahabat Rasulullah SAW asal Persia pertama masuk Islam
Presiden Suriah keturunan Nabi SAW sang pembebas, Imam Mahdi dan tanda kiamat
Jejak sejarah 1 April, dari April Mop, Hari Jadi Kota Sukabumi dan Blitar hingga Okinawa
Profil dan perjalanan karier Fitria Yusuf, bos jalan tol mualaf karena ayah rajin sedekah

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 03:30 WIB

Mengenal 10 peradaban tertua di dunia, ada Italia di Eropa

Selasa, 21 April 2026 - 22:36 WIB

Minibiografi Peter Magyar, PM Hungaria yang bersumpah akan tangkap PM Israel

Minggu, 12 April 2026 - 23:49 WIB

Mengenang 82 tahun R. Irawan Surianatanegara, Si Konsisten dari Sukabumi

Jumat, 10 April 2026 - 16:08 WIB

Profil Salman Alfarisi: Sahabat Rasulullah SAW asal Persia pertama masuk Islam

Jumat, 3 April 2026 - 04:22 WIB

Presiden Suriah keturunan Nabi SAW sang pembebas, Imam Mahdi dan tanda kiamat

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Gravite, mobil murah dan irit BBM

Minggu, 26 Apr 2026 - 05:25 WIB

Ilustrasi wisatawan asing sedang kemping - sukabumiheadline.com

Wisata

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 03:00 WIB

Stoking berbulu

Teknologi

7 produk yang percuma diciptakan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:13 WIB