Setelah bertahun-tahun akhirnya jembatan gantung 80 meter di Sukabumi dibangun TNI

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah bertahun-tahun akhirnya jembatan gantung 80 meter di Sukabumi dibangun TNI - Ist

Setelah bertahun-tahun akhirnya jembatan gantung 80 meter di Sukabumi dibangun TNI - Ist

sukabumiheadline.com – Setelah. Rusak bertahun-tahun, jembatan gantung sepanjang 80 meter akses vital warga Kampung Bojong Koneng, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, dan Kampung Citaropong di Desa Sirnasari, Kecamatan Surade akhirnya dibangun.

Adapun pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh Badan Logistik (Balog) TNI di Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk mempercepat mobilitas warga yang sebelumnya terhambat akibat putusnya jembatan lama.

Peninjauan progres dilakukan langsung oleh Kabalog TNI, Mayjen TNI Lin Nofrianto, pada Sabtu (6/12/2025). Menurutnya, infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi jalur vital warga dalam beraktivitas sosial dan ekonomi di dua kecamatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayjen TNI Lin Nofrianto memastikan seluruh personel TNI bekerja maksimal agar pembangunan selesai tepat waktu serta memenuhi standar keselamatan.

“Pembangunan ini merupakan instruksi langsung dari Panglima TNI untuk mempercepat pemulihan akses warga,” kata ujar Lin Nofrianto dikutip Senin (8/12/2025).

“Pembangunan jembatan ini sangat penting karena sebelumnya jembatan lama putus akibat arus besar. Kami sudah mulai bekerja, bahkan malam hari, karena ini sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Keberadaan jembatan gantung ini diharapkan dapat memulihkan jalur distribusi warga, mendukung aktivitas ekonomi lokal, serta meningkatkan akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan layanan publik lainnya di wilayah Surade dan Waluran.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru