Bencana alam di Purabaya Sukabumi, rumah hingga kambing terbawa banjir

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana alam di Purabaya Sukabumi, rumah hingga kambing terbawa banjir - Neng Amy

Bencana alam di Purabaya Sukabumi, rumah hingga kambing terbawa banjir - Neng Amy

sukabumiheadline.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak siang hingga petang memicu banjir di Kampung Cipeusing dan Cimerang Hilir, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Ahad (28/12/2025), sore sekira pukul 16.00 WIB.

Curah hujan memicu aliran Sungai Cimerang meluap hingga merendam permukiman warga dan area persawahan. Bahkan, hewan ternak seperti kambing ikut terbawa hanyut. Air sungai yang meluap menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai sekira 1,5 hingga 2,5 meter.

Salah seorang warga, Neng Amy (23), mengatakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi turun sejak pukul 14.00 WIB. Debit air sungai meningkat cepat hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air meluap sekira jam setengah empat sore, ketinggiannya kurang lebih dua meter. Banyak rumah warga terendam, bahkan ada yang terbawa arus sungai. Sawah juga sudah terendam,” kata Amy kepada sukabumiheadline.com, Senin (29/12/2025) pagi.

Akibatnya, warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat yang lebih aman. Genangan air yang cukup tinggi membuat aktivitas warga lumpuh.

Ia menuturkan, banjir di wilayahnya baru pertama kali terjadi. “Ini ungai Cimerang yang meluap,” kata Amy.

Amy berharap air segera surut dan tidak kembali meluap, mengingat sejumlah rumah serta lahan pertanian masih tergenang. “Mohon doanya, semoga Kampung Cipeusing dilindungi,” pungkas Anu.

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB