sukabumiheadline.com – Menjelang 2030, jurusan kuliah paling dibutuhkan. Laporan terbaru World Economic Forum (WEF) mengungkap sejumlah jurusan kuliah akan sangat dibutuhkan pasar kerja hingga 2030.
Sementara itu, Survei Future of Jobs terbaru menunjukkan pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat didominasi bidang teknologi, keamanan siber, dan energi terbarukan, seiring pesatnya perkembangan AI dan transformasi digital.
Jurusan kuliah dibutuhkan pada 2030 berfokus pada teknologi digital (Ilmu Komputer, AI, Keamanan Siber, Data Science), kesehatan (Ilmu Gizi, Mikrobiologi), energi terbarukan dan lingkungan (Teknik Lingkungan, Energi Terbarukan), teknologi keuangan (FinTech).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian, bidang-bidang pendukung seperti HR, Psikologi, dan Pendidikan Guru karena transformasi digital dan tantangan keberlanjutan mendorong permintaan talenta spesialis di sektor ini.
Berikut adalah daftar jurusan yang jarang dilirik tapi memiliki prospek kerja yang menjanjikan hingga tahun 2030, dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (1/1/2026).
Jurusan di bidang teknologi & data

- Ilmu Komputer/Informatika, AI & Machine Learning, & Data Science: Permintaan tinggi untuk spesialis data, analis, dan pengembang AI untuk mengolah data besar dan kecerdasan buatan.
- Keamanan Siber (Cybersecurity): Penting untuk mengatasi ancaman digital yang makin kompleks.
- Teknologi Finansial (FinTech): Membutuhkan lulusan ahli dalam rekayasa teknologi keuangan.
Bidang Kesehatan & Keberlanjutan - Ilmu Gizi: Permintaan di perusahaan selain rumah sakit, terkait kesehatan dan kesejahteraan.
- Mikrobiologi & Biokimia: Inovasi di sektor kesehatan pasca-pandemi.
- Teknik Lingkungan & Energi Terbarukan: Dibutuhkan untuk mengatasi perubahan iklim, termasuk spesialis energi angin dan surya.
Bidang lain yang prospektif

- HR & Psikologi: Kebutuhan manajemen talenta di era perubahan cepat.
- Pendidikan Guru: Masih menjadi kebutuhan mendesak global untuk mencapai pendidikan berkualitas.
- Fisioterapi: Perawatan pemulihan cedera gerak semakin dibutuhkan.
Tips tambahan:
Fokus pada pengembangan keterampilan digital (Python, SQL, analisis data) dan sertifikasi profesional.
Integrasikan AI & data ke dalam bidang studi lain untuk meningkatkan daya saing.









