sukabumiheadline.com – PT Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Sukabumi dan Cianjur menjelang Idul Fitri 2026. Perusahaan pelat merah ini juga memaparkan strategi distribusi guna mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat.
Sales Area Manager Retail Sukabumi, Erlangga Prabhasasri, menegaskan bahwa pemantauan ketat akan dilakukan untuk menjaga ketahanan stok di jalur mudik utama maupun kawasan wisata.
Erlangga Prabhasasri menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan serangkaian layanan ekstra untuk memanjakan para pemudik, mulai dari agen siaga yang beroperasi penuh 24 jam hingga pengerahan armada motorist.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Fasilitas Mini Serambi MyPertamina juga akan hadir di titik strategis seperti Pelabuhan Ratu dan Cimacan sebagai pusat peristirahatan yang dilengkapi klinik mini serta ruang laktasi,” ujarnya, dikutip Jumat (13/3/2026).
Selain itu, terdapat sembilan SPBU kantong dan unit modular yang disiagakan untuk mempercepat pengisian bahan bakar di lokasi yang padat kendaraan guna menghindari antrean panjang yang mengular.

Menurut perhitungan internal, diprediksi adanya kenaikan konsumsi BBM hingga 26,4 persen pada musim mudik tahun ini.
“Tim Satgas RAFI akan berjaga nonstop guna memastikan operasional di lapangan tidak menemui kendala teknis maupun kekosongan pasokan,” ungkap Erlangga menjabarkan.
Ia menambahkan, masyarakat yang membutuhkan layanan darurat dapat memanfaatkan fasilitas pesan antar atau Pertamina Delivery Service yang siap mengirimkan kebutuhan energi langsung ke lokasi konsumen yang terjebak kemacetan.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, memaparkan bahwa pola pergerakan pemudik tahun ini telah dipetakan dengan saksama untuk menjamin distribusi yang tepat sasaran.
Susanto memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 15 dan 20 Maret, sementara arus balik diperkirakan memadat pada akhir Maret 2026.
Untuk itu, Pertamina mengoptimalkan seluruh jaringan mulai dari SPBU, Pertashop, hingga agen LPG di jalur-jalur rawan untuk mengantisipasi mobilitas warga yang diperkirakan akan sangat masif tahun ini.
Manajemen Pertamina juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying menjelang hari raya.
Satria menekankan perihal ketersediaan energi dalam kondisi yang sangat mencukupi dan aman terkendali untuk melayani kebutuhan perjalanan pulang kampung maupun balik.
“Jika pelanggan memerlukan bantuan atau informasi mengenai lokasi layanan terdekat, masyarakat dipersilakan menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135 yang selalu sedia membantu kapan saja,” tandasnya.









