Tak ditanggung asuransi, Iran ancam rudal Nvidia, Google, dan Microsoft

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pusat data Microsoft - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pusat data Microsoft - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Konflik di Timur Tengah (Timteng) antara Iran melawan Israel-Amerika Serikat (AS) mulai merembet ke sektor teknologi. Media Iran menyebut sejumlah perusahaan teknologi besar Amerika Serikat, seperti Nvidia, Google, dan Microsoft, sebagai target potensial jika konflik meluas.

Seperti dilansir Al Jazeera dan Tom’s Hardware, ancaman tersebut muncul setelah Iran menuduh Israel mengebom sebuah bank di ibu kota Teheran. Serangan itu dilaporkan terjadi pada malam hari dan disebut menewaskan sejumlah pegawai bank.

Televisi pemerintah Iran menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang tidak lazim dalam perang karena menyasar infrastruktur ekonomi sipil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai respons, Iran menyatakan bahwa pusat ekonomi serta bank yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel kini bisa dianggap sebagai target yang sah. Pernyataan itu disampaikan oleh markas militer Khatam al-Anbiya, yang berada di bawah naungan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

“Tindakan musuh membuat kami bebas menargetkan pusat ekonomi dan bank milik Amerika Serikat serta Israel di kawasan,” ujar perwakilan IRGC.

Menyusul kemudian, kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan IRGC merilis daftar perusahaan teknologi Amerika yang disebut memiliki keterkaitan dengan teknologi militer Israel.

Beberapa nama besar yang disebut antara lain Nvidia, Google, Microsoft, Oracle, IBM, dan Palantir. Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kantor regional, pusat riset, atau infrastruktur teknologi seperti layanan cloud dan pusat data di Israel maupun negara-negara Timur Tengah.

Bahkan, Tasnim menyebut fasilitas milik perusahaan tersebut sebagai “target baru Iran”. Perkembangan ini menunjukkan bagaimana konflik modern tidak lagi hanya menyasar target militer, tetapi juga infrastruktur teknologi yang menopang sistem digital dan ekonomi.

Banyak perusahaan teknologi global memang memiliki kehadiran besar di kawasan Timteng, termasuk pusat data dan layanan cloud yang digunakan oleh berbagai organisasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi seperti komputasi awan (cloud), kecerdasan buatan (AI), dan analisis data semakin penting dalam operasi militer modern. Teknologi tersebut bisa digunakan untuk analisis intelijen, pemrosesan data satelit, hingga sistem pengambilan keputusan berbasis AI.

Ketegangan juga meningkat setelah laporan bahwa beberapa pusat data Amazon Web Services (AWS) di Uni Emirat Arab dan Bahrain sempat terganggu akibat serangan drone. Iran mengeklaim fasilitas tersebut menjadi target karena digunakan untuk mendukung beban kerja militer Amerika Serikat.

Tak ditanggung asuransi 

Kerusakan akibat perang tak hanya menyebabkan kerugian finansial, namun juga gangguan operasional. Di sisi lain, banyak polis asuransi bisnis tidak mencakup kerugian akibat perang atau aksi militer.

Hingga kini, Nvidia, Google, Microsoft, dan perusahaan lain yang disebut dalam laporan tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman dari Iran.

Berita Terkait

Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan
5 fakta Timor-Leste: Negara mini punya MBG, sekolah-buku gratis, pajak rendah, bebas parkir/ormas
12 negara yang tak pernah rayakan hari kemerdekaan, satu tetangga Indonesia
Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas
Profil Abdul El-Sayed: Kemenangan tokoh Partai Demokrat pro Palestina guncang AS
Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol
PM Israel serahkan urusan Iran ke AS
Israel larang warga Palestina punya kamar mandi sendiri

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:01 WIB

5 fakta Timor-Leste: Negara mini punya MBG, sekolah-buku gratis, pajak rendah, bebas parkir/ormas

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:51 WIB

12 negara yang tak pernah rayakan hari kemerdekaan, satu tetangga Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Profil Abdul El-Sayed: Kemenangan tokoh Partai Demokrat pro Palestina guncang AS

Berita Terbaru

Skuad Persib Bandung 2026/2027 - Bandung Football

Olahraga

Ini 32 pemain Persib musim 2026/2027, Ramon Tanque dipinjamkan

Selasa, 25 Agu 2026 - 18:39 WIB

Tabrakan maut di Sukabumi - Ist

Sukabumi

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:23 WIB

Suzuki e Sky - Suzuki

Otomotif

Suzuki e Sky: Si mungil irit dan efisien, cek harganya

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:43 WIB