Sepasang pemudik tujuan Kalapanunggal jadi korban begal di Bojonggenteng Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepasang pemudik tujuan Kalapanunggal jadi korban begal di Bojonggenteng Sukabumi (kiri), Mang Jo (kanan) - Ist

Sepasang pemudik tujuan Kalapanunggal jadi korban begal di Bojonggenteng Sukabumi (kiri), Mang Jo (kanan) - Ist

sukabumiheadline.com – Aksi begal motor kembali terjadi di Jalan Raya Pasir Angin, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Peristiwa tersebut dilaporkan oleh akun Facebook bernama Mang Jo, di lokasi kejadian. Dalam videonya, ia menyebut, aksi begal kendaraan roda dua terjadi dengan sepasang muda menjadi korban.

Dalam keterangannya, Mang Jo yang mengaku baru pulang dari Pasar Parungkuda, mengungkap jika kedua korban dalam perjalanan mudik dari Jakarta menuju rumahnya di Kampung Batu Gajah, Desa Walangsari, Kecamatan, Kalapanunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban ketiga di bulan Maret, di Jalan Pasir Angin” katanya dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (19/3/2026).

“Korban nambah lagi nih, mau sampai berapa banyak,” imbuh dia.

Diketahui, pelaku merampas sepeda motor yang dikendarai korban bersama pasangannya. Namun, ia tidak menjelaskan jumlah pelaku dan jenis kendaraan yang digunakan oleh pelaku.

Adapun, korban harus merelakan sepeda motor jenis Honda Beat Deluxe warna Biru Doff dengan plat nomor F 3846 UCE.

Abdi ge bade ka Kalapanunggal (saya juga pulang ke Kalapanunggal – red),” katanya dalam video.

Ditambahkan Mang Jo, di lokasi kejadian, warga menemukan senjata tajam jenis celurit yang diduga milik pelaku terjatuh.

Dalam narasi video, Mang Jo menyebut ini adalah kejadian begal sepeda motor ketiga kali di ruas jalan yang sama.

Sebelumnya aksi begal seorang wanita warga Kampung Cipasung RT 025/008, Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal, pada Jumat (6/3/2026) dinihari. Wanita tersebut menjadi korban begal pada pukul 04.00 WIB saat hendak menjemput suaminya di exit toll Bocimi, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.

Namun, warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian berhasil membuat para pelaku kabur. Sayangnya, korban mengalami luka akibat terjatuh dari motornya.

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru

Ilustrasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa dilibatkan menagih pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

TNI dan polisi dilibatkan tagih pajak ke warga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:39 WIB

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB