sukabumiheadline.com – Arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M di wilayah hukum Polres Sukabumi menunjukkan peningkatan signifikan. Sejak H-3 Idul Fitri, lonjakan kendaraan terpantau baik di jalur tol fungsional maupun jalur arteri yang menghubungkan wilayah Bogor dan Jakarta menuju Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Rabu (19/3/2026).
Menurut Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, arus lalu lintas melalui Exit Toll Bocimi Seksi 3 di Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, mencatatkan angka tertinggi dalam lima hari terakhir. Tercatat sebanyak 2.400 kendaraan keluar melalui gerbang tol tersebut untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai tempat di Sukabumi.
“Ini merupakan angka tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Untuk jalur arteri sendiri terpantau ramai namun tetap lancar. Mayoritas kendaraan mengalir menuju wilayah wisata, terutama arah Palabuhanratu,” jelas Abdurrohman, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Polda Jawa Barat, Jumat (20/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mengatur ritme lalu lintas, Satlantas Polres Sukabumi juga menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan aturan angkutan. Melalui patroli rutin dan pemantauan di media sosial, petugas berhasil menjaring sedikitnya 15 kendaraan travel gelap yang kedapatan mengangkut pemudik tanpa izin resmi.
“Kami rutin melakukan penindakan terhadap travel gelap. Hingga saat ini, 15 kendaraan sudah kami tilang karena melanggar aturan operasional angkutan,” tegasnya.
Tak hanya itu, pengawasan terhadap kendaraan besar sumbu tiga juga diperketat. Petugas melakukan penyekatan di kawasan strategis seperti Cibolang dan Terminal Cibadak. Kendaraan yang melanggar aturan pembatasan operasional langsung ditindak, sementara kendaraan yang diizinkan melintas diatur dengan sistem buka-tutup setiap 10 menit guna mencegah penumpukan arus.
Guna menyukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2026, sebanyak 34 personel Satlantas disiagakan secara khusus di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
Pihak kepolisian memprediksi puncak arus mudik akan terus meningkat hingga H-1 Lebaran, disusul dengan lonjakan arus wisata pada hari H hingga masa arus balik.
“Kami selalu siap siaga memastikan arus lalu lintas tetap kondusif. Kami imbau pemudik untuk tetap waspada, terutama saat melintasi jalur menuju kawasan wisata yang medannya cukup menantang,” pungkasnya.









