sukabumiheadline.com – Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah jiwa (manusia) dengan luas wilayah yang mereka tempati, umumnya diukur dalam satuan kilometer persegi (jumlah penduduk / luas wilayah dalam km2) atau hektar.
Kepadatan penduduk merupakan indikator penting untuk mengetahui persebaran manusia dan kualitas hidup di suatu wilayah, di mana angka yang lebih tinggi menandakan wilayah tersebut lebih padat.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), fungsi menghitung kepadatan penduduk adalah untuk menganalisis sebaran populasi, merencanakan fasilitas sosial, dan memahami beban lahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika kepadatan penduduk tidak terkendali, dapat memicu terbatasnya sumber daya, fasilitas, dan lapangan kerja.
Dengan demikian, data mengenai kepadatan penduduk, terutama di tingkat provinsi, sering digunakan sebagai acuan kebijakan pembangunan dan sosial
Angka ideal kepadatan penduduk
Kepadatan penduduk ideal suatu daerah, menurut WorldoMeters, yang menjamin stabilitas ekologis secara umum berkisar antara 50-100 orang per km². Namun, angka ini bervariasi tergantung pada daya dukung lingkungan, infrastruktur, dan tata kota.
Untuk area perkotaan yang efisien dan berkelanjutan, kepadatan yang dibutuhkan sering kali lebih tinggi, sekitar 5.000 jiwa per km² atau 50 jiwa per hektar, untuk menopang infrastruktur sosial dan fisik.
Indonesia saat ini memiliki rata-rata kepadatan 159 jiwa/km², angka ideal jika mengacu kepada pendapat WorldoMeters. Namun, kondisi menjadi tampak tidak ideal karena suatu daerah bisa dihuni oleh banyak penduduk, dan di sisi lain daerah lainnya sepi penduduk.
Untuk informasi, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebanyak 2.852.107 jiwa (data BPS 2025). Jumlah tersebut tersebar di 47 kecamatan yang ada.
Adapun kepadatan penduduk Kabupaten Sukabumi, adalah 685 jiwa per kilometer persegi (km2), atau setiap 1 km2 dihuni oleh 685 orang.
Dengan demikian, Kabupaten Sukabumi tergolong memiliki kepadatan penduduk tinggi dan tidak ideal menurut standar WorldoMeters.
10 kecamatan dengan kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Sukabumi

Kecamatan Cisaat memiliki kepadatan penduduk tertinggi dengan 6.242 jiwa per km2. Sedangkan, Cicantayan dihuni 1.823 jiwa per km2. Dengan demikian, 10 kecamatan di bawah tergolong tidak ideal menurut standar WorldoMeters.
Untuk informasi, semua kecamatan di Kabupaten Sukabumi tergolong tidak ideal jika menggunakan standar WorldoMeters. Sedangkan, satu-satunya kecamatan di Sukabumi dengan kepadatan penduduk paling ideal menurut standar WorldoMeters, adalah Ciemas yang dihuni oleh 192 jiwa per km2.
Berikut adalah 10 kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan kepadatan penduduk tertinggi, dikutip sukabumiheadline.com dari data BPS 2026.
- Cisaat: Jumlah penduduk 134.130 jiwa, atau 4,70% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 6.242 jiwa per km2
- Parungkuda: Jumlah penduduk 80.369 jiwa, atau 2,82% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 3.348 jiwa per km2
- Kebonpedes: Jumlah penduduk 36.086 jiwa, atau 1,27% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 3.332 jiwa per km2
- Cicurug: Jumlah penduduk 140.262 jiwa, atau 4,92% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.689 jiwa per km2
- Sukaraja: Jumlah penduduk 100.699 jiwa, atau 3,53% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.398 jiwa per km2
- Gunungguruh: Jumlah penduduk 59.773 jiwa, atau 2,10% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.272 jiwa per km2
- Cidahu: Jumlah penduduk 79.257 jiwa, atau 2,78% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.245 jiwa per km2
- Bojonggenteng: Jumlah penduduk 42.352 jiwa, atau 1,48% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk 2.079 jiwa per km2
- Cibadak: Jumlah penduduk 126.431 jiwa, atau 4,43% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk
2.005 jiwa per km2 - Cicantayan: Jumlah penduduk 63.609 jiwa, atau 2,23% dari total penduduk kabupaten, dengan kepadatan penduduk
1.823 jiwa per km2









