sukabumiheadline.com – Krisis global itu bernama “air layak konsumsi”. Menurut data badan dunia World Health Organization (WHO), saat ini hanya tersisa sekira 0,62% hingga 1% dari total air di bumi yang berupa air tawar dan layak dikonsumsi manusia.
Jumlah tersebut tergolong krisis global karena bumi ditutupi sekira 70% air, namun mayoritas adalah air asin di laut. Sedangakn, sumber air tawar dunia lebih banyak berupa es di kutub.
Akibatnya, sekira 2,2 miliar orang di seluruh dunia masih kekurangan akses air minum yang dikelola secara aman. Adapun beberapa negara seperti Swiss dan Finlandia menempati posisi teratas dengan kualitas air terbaik di dunia, bahkan bisa langsung diminum dari keran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsumen air di Kabupaten Sukabumi

Di sisi lain, konsumen air minum di Kabupaten Sukabumi jumlahnya kian meningkat yang imbasnya volume kebutuhan akan air juga terus meningkat.
Meskipun masih sering dikeluhkan pelanggan, namun pada 2025 total pelanggan air bersih dari Perumda Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi sudah mencapai 60.531.
Sedangkan air yang disalurkan sebanyak 10.262.485 m3, atau jika dikalikan 1.000 liter per m3, maka sama dengan 10.262.485.000 (10,2 miliar liter lebih).
15 kecamatan pelanggan terbanyak
Jumlah Pelanggan dan Air yang Disalurkan Menurut Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, 2025, dikutip sukabumiheadline.com dari data Perumda TJM Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/9/2026).
- Palabuhanratu:
8.543 pelanggan
1.386.026 m3 - Parungkuda:
7.020 pelanggan
1.144.172 m3 - Cicurug:
5.825 pelanggan
925.315 m3 - Cikembar:
5.398 pelanggan
1.340.259 m3 - Cibadak:
4.913 pelanggan
916.053 m3 - Warungkiara:
3.477 pelanggan
541.969 m3 - Nagrak:
3.433 pelanggan
561.685 m3 - Kalapanunggal:
3.112 pelanggan
477.523 m3 - Bojonggenteng:
3.090 pelanggan
470.678 m3 - Ciambar:
2.434 pelanggan
421.114 m3 - Cisolok:
2.396 pelanggan
375.276 m3 - Cidahu:
1.722 pelanggan
235.786 m3 - Parakansalak:
1.001 pelanggan
142.800 m3 - Kabandungan:
1.767 pelanggan
220.024 m3 - Sukalarang:
936 pelanggan
223.865 m3
Standar kelayakan air minum
-
- Tidak Berbau & Tidak Berasa: Air minum tidak boleh berbau aneh (seperti amis atau belerang) dan harus terasa tawar.
- Jernih & Tidak Berwarna: Harus transparan dan terbebas dari partikel tersuspensi (kekeruhan).
- Suhu Normal: Idealnya memiliki suhu yang tidak terlalu jauh berbeda dengan suhu ruang (sekitar 10°C – 25°C).
- TDS (Total Dissolved Solids): Menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), air dengan TDS di bawah 300 ppm sangat baik dikonsumsi, sedangkan di atas 1.000 ppm umumnya tidak layak minum.









