sukabumiheadline.com – Sukses dengan Lestari Tradisi 1980-an di Selabintana, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Happy Salma menghabiskan puluhan tahun berkarya di film dan layar televisi.
Namun demikian, perempuan kelahiran Cibadak, Kabupaten Sukabumi, itu tidak pernah melupakan akar muasalnya dalam berkarier. Diakuinya, selama 19 tahun berkarier, 80 persen pertunjukannya mengadaptasi karya sastra Indonesia ke bentuk panggung.

“Mengutip dari kamus bahasa Sanskerta, budaya artinya budi pekerti. Jadi memang itu selalu yang ingin kita perjuangkan, ingin kita sampaikan. Dan kenapa kita perjuangkan?,” katanya dikutip dari Detik.com, Ahad (18/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan, meskipun bersuamikan pria asal Bali, Happy mengaku ingin terus berjuang untuk melanjutkan apa yang telah disampaikan para leluhur.
“Kita juga mampu, kita ingin berjuang terus-menerus memiliki budi pekerti yang baik, setidaknya melanjutkan apa yang leluhur kita sudah sampaikan dan sudah buat,” ungkap Happy.

Happy Salma mengaku aktif menggelar berbagai pertunjukan seni tradisi, seperti Sudamala: Epilog Calonarang berkolaborasi dengan seniman di Bali dan Taksu Ubud, diboyong ke Mangkunegaran Solo dan Gedung Arsip, Solo.
Di Bandung, Titimangsa yang didirikannya juga pernah menggelar pentas Kembang Bale di NuArt Sculpture Park bersama produser Pradetya Novitri dan sutradara Heliana Sinaga. Melalui seni tradisi, Titimangsa ingin orang Sunda kembali terikat dengan kesenian tradisinya.

“Pernah membuat Citraresmi, Pitaloka, dan juga pernah membuat alih wahana dari bukunya Ramadhan K.H. yang berjudul Kuantar ke Gerbang tentang Inggit Garnasih. Jadi cerita-cerita Sunda ini dekat sekali dengan kita,” kata dia.
“Dan alhamdulillah setelah membuat kegiatan Lestari Tradisi 1980-an di Selabintana itu, ternyata api itu, obornya teu pareum (tidak padam) gitu. Jadi apinya ada lagi, semangat lagi. Teman-teman begitu terstimulasi untuk membuat koreo baru dengan inspirasi tahun ’80-an hingga akhirnya kawan-kawan diberangkatkan ke Osaka Expo,” ungkapnya.









