31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Setiap 31 Oktober publik Amerika Serikat (AS) dan dunia mengingat Halloween hingga pendiri Pramuka Putri bernama Juliette Gordon Low.

Selain itu, 31 Oktober juga diperingati sebagai Hari Menabung Internasional dan Hari Kota Sedunia. Berikut ulasan hari penting yang jatuh pada 31 Oktober 2026, dirangkum sukabumiheadline.com dari berbagai sumber.

Halloween: Malam perayaan yang berakar dari festival Celtic kuno Samhain, kini identik dengan kostum unik, dekorasi labu (jack-o’-lantern), dan tradisi trick-or-treat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari Reformasi (Reformation Day): Hari ini diperingati dalam tradisi Kristen Protestan.

Hari Raya Saraswati: Bagi umat Hindu, adalah hari turunnya Ilmu Pengetahuan. Umat Hindu Dharma di Bali merayakannya setiap 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali pada Sabtu (Saniscara), Umanis (Legi), Watugunung. Pada hari saraswati dilakukan pemujaan pada Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan dan Seni.

Hari Menabung Sedunia: Peringatan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menabung sejak dini.

Hari Kota Sedunia: Penetapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfokus pada isu perkotaan dan pembangunan berkelanjutan.

Hari Pendiri Pramuka Putri

Juliette Gordon Low (tengah) berdiri bersama 2 pandu putri
Juliette Gordon Low (tengah) berdiri bersama 2 pandu putri – Ist

Memperingati lahirnya Juliette Gordon Low, pendiri Pramuka Putri. Juliette lahir di Savannah, 31 Oktober 1860 dan meninggal dunia pada 17 Januari 1927. Ia dikenal sebagai seorang pimpinan pemudi berkebangsaan Amerika Serikat dan pendiri Girl Scouts of the USA pada tahun 1912.

Ia terlahir sebagai Juliette Magill Kinzie Gordon dan dikenal sebagai “Daisy” sepanjang hidupnya. Keluarga ibunya berasal dari Chicago. Pada usia 26 tahun, menentang kehendak OrTunya, ia menikah dengan William “Willy” Mackay “Willy” Low, anak seorang pedagang katun kaya yang merupakan bangsawan Inggris.

Setelah sebelumnya tuli di salah satu sisi telinga akibat infeksi, pada pernikahannya itu ia menjadi tuli total setelah sedikit nasi tersangkut di telinganya yang sehat. Selama proses pengeluaran nasi, gendang telinganya tertusuk dan terinfeksi.

Pasangan muda tersebut pindah ke Inggris. Pernikahannya dengan Tn. Low tak membuahkan anak dan tak bahagia. Juliette menuntut cerai karena kebiasaan suaminya yang suka mabuk-mabukan dan merayu wanita lain.

Enam tahun setelah kematian suaminya akibat stroke, Juliette bertemu Robert Baden-Powell dan saudarinya Agnes. Ia dan Sir (kemudian Lord) Baden Powell memiliki minat yang sama di bidang pahatan dan seni. Sir Baden-Powell merupakan pahlawan Perang Boer Kedua.

Selama di Britania Raya, Juliette bekerja sebagai pimpinan Pandu Puteri untuk barisan yang diorganisasinya di Skotlandia dan London. Ketika kembali ke Amerika Serikat pada tahun 1912, Juliette menghubungi sepupunya:

“Datanglah! Aku membawa sesuatu untuk para gadis Savannah, dan seluruh Amerika, dan seluruh dunia, dan kita akan memulainya nanti malam!”

Pada 12 Maret 1912, Juliette mengumpulkan 18 gadis untuk mendaftar ke barisan pertama American Girl Guides. Margaret “Daisy Doots” Gordon, keponakan dan yang senama dengannya, merupakan anggota pertama yang terdaftar, tetapi tak menghadiri pertemuan pertama.

Nama organisasi tersebut berubah menjadi Girl Scouts pada tahun berikutnya. Organisasi tersebut dijadikan badan hukum pada tahun 1915, dengan Juliette yang menjabat sebagai presiden hingga tahun 1920 ketika ia diberi gelar “pendiri”.

Ia meninggal pada usia 66 tahun akibat kanker payudara. Ia dimakamkan bersama dengan seragam pramukanya di Laurel Grove Cemetery, Savannah, Georgia.

Berita Terkait

30 Oktober: Hari ini 80 tahun lalu ORI resmi beredar hingga Mallaby tewas
29 Oktober: Konstantinus Agung masuk Roma dan 8 hari penting & bersejarah
28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia
27 Oktober: 3 hari penting diperingati, HLN, HPN hingga World Day for Audiovisual Heritage
24 Oktober: HDN, Harlah IDI dan PBB, Black Thursday hingga Perdamaian Westfalen
23 Oktober: Telekomunikasi pertama di Indonesia hingga pembalap MotoGP tewas
HSN 22 Oktober: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, ada apa di Sukabumi?
Kapolri minta MUI haramkan vape

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:01 WIB

31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:55 WIB

30 Oktober: Hari ini 80 tahun lalu ORI resmi beredar hingga Mallaby tewas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:28 WIB

29 Oktober: Konstantinus Agung masuk Roma dan 8 hari penting & bersejarah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:44 WIB

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:58 WIB

27 Oktober: 3 hari penting diperingati, HLN, HPN hingga World Day for Audiovisual Heritage

Berita Terbaru

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

Khazanah

31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:01 WIB

Rumah warga Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ambruk dipicu longsor - BPBD Kota Sukabumi

Sukabumi

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Okt 2026 - 19:20 WIB