Arxis Angklung Ngamen Keliling Sukabumi Sambil Lestarikan Musik Tradisional

- Redaksi

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup musik tradisional Arxis Angklung

Grup musik tradisional Arxis Angklung

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Kurang lebih sudah lima bulan grup musik tradisional Arxis Angklung berkeliling Sukabumi. Grup beranggotakan tujuh orang ini sudah dibentuk sejak lima tahun yang lalu.

Grup ini diketuai oleh Rohandi (27) warga Kampung Sukajadi RT 03/10 Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Anggotanya berasal dari daerah yang berbeda-beda.

“Awal grup ini terbentuk pas saya pergi ke kampung istri saya di Cianjur. Karena saya suka musik kebetulan ketemu sama para pemuda di situ yang memang juga suka dengan musik. Anggotanya campur, ada yang dari Cianjur, Cirebon dan Sukabumi,” ungkap Rohandi kepada sukabumiheadline.com, Senin, 12 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab disapa Andi itu mengulas, ia bersama anggotanya pertama kali tampil di salah satu kampung yang ada di Lampung pada tahun 2016.

IMG 20220613 235153
Grup musik tradisional Arxis Angklung yang biasa berkeliling di Sukabumi. | Istimewa

Momen itu adalah pertama kalinya Andi dengan grup kebanggaannya melestarikan musik tradisional, khususnya Angklung dari Jawa Barat ke hadapan khalayak.

Andi adalah pemain angklung dalam grup ini, juga diiringi oleh anggota lain menggunakan selo, bass, dan gendang koplo. Mereka biasa berkeliling mulai pukul 08.00-17.00 WIB. “Tujuan keliling tidak tentu, tiap hari beda-beda lokasi,” katanya.

Selain berkeliling, grupnya juga bisa dipanggil untuk tampil di acara-acara hajatan atau di hari-hari nasional juga. Namun karena Pandemi Covid-19 grupnya sudah jarang mendapatkan panggilan untuk tampil.

“Untuk lagunya kita sesuai request dari yang panggil. Kadang kita juga menyesuaikan dengan acaranya. Kalau ada yang mau panggil Arxis Angklung untuk tampil bisa hubungi melalui WhatsApp 0895323170170 dan Facebook Arxis Angklung,” pungkas Andi.

Berita Terkait

Daftar kafe di Sukabumi, baru dan tawarkan coffee hopping yang instagramable
Mengenal sejarah HPGW Sukabumi, hutan pendidikan sekaligus tempat nongkrong
5 tren di Sukabumi 2026: WFC hingga sport tourism, pilih mana?
Dominasi Muhammadiyah, 10 kampus swasta terbaik di Indonesia 2026 versi Webometrics
Tradisi Iduladha: Dari fashion show domba kurban di Sukabumi hingga mepe kasur
Syarat masuk SD 2026: Tak wajib berusia 7 tahun, punya ijazah TK dan tanpa tes calistung
5 tren rambut pendek wanita, dari blunt bob hingga curtain bangs
Ini lho 10 SMK terbaik di Jabar berdasarkan rerata nilai UTBK 2025

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIB

Daftar kafe di Sukabumi, baru dan tawarkan coffee hopping yang instagramable

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

5 tren di Sukabumi 2026: WFC hingga sport tourism, pilih mana?

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:22 WIB

Dominasi Muhammadiyah, 10 kampus swasta terbaik di Indonesia 2026 versi Webometrics

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tradisi Iduladha: Dari fashion show domba kurban di Sukabumi hingga mepe kasur

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:08 WIB

Syarat masuk SD 2026: Tak wajib berusia 7 tahun, punya ijazah TK dan tanpa tes calistung

Berita Terbaru

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdelfattah A.K. Al Satary - Ponpes Yatim Mabda

Sukabumi

Duta Besar Palestina kunjungi Ponpes Yatim di Sukabumi

Senin, 1 Jun 2026 - 22:25 WIB