SUKABUMIHEADLINES.com I TEGALBULEUD – Akibat dilanda hujan deras semalaman beberapa titik di Kecamatan Tegalbuleud diterjang banjir, salah satunya terjadi di kampung Rancajawa, RT 01/01 Desa/Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, Senin (25/10/21).
Menurut warga setempat Yogi Pranoto (35) mengatakan sebanyak 17 rumah warga terendam air luapan Sungai Ciparanye akibat dari hujan semalaman dan sampai sekarang hujan masih belum berhenti.
“Karena hujan tak kunjung reda kami merasa was – was banjir bertambah besar,” ujarnya kepada Sukabumiheadlines.com dilokasi banjir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu menurut warga lainnya, Ustad Ujang Yana (33) menyebutkan pagi ini dikampung Rancajawa dilanda banjir setinggi pinggang orang dewasa.
“Saat ini sedang dilakukan evakuasi secara manual terhadap warga yang terdampak, mulai dari bayi, lansia hinga ibu hamil ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini kami membutuhkan perahu karet untuk evakuasi warga lainnya, dan nanti setelah pasca banjir kami perlu bantuan obat – obatan karena takut muncul berbagai penyakit yang timbul dari setelah banjir ini.
“Kami sebetulnya khawatir nanti paska banjir, dan mohon kepada aparatur Pemerintah untuk segera membantu,” cetusnya.
Tak hanya di kampung Rancajawa Desa Tegalbuleud, banjir juga melanda kampung Cibatu Desa Buniasih. Banjir berasal dari luapan sungai cikaso.
“Sejumlah perahu milik nelayan yang bersandar di pingir sungai mengalami kerusakan dan sebagian terbawa derasnya air sungai,” terang Deni Andriadi (38) warga setempat.
Musibah ini akibat hujan semalaman hingga air meluap kejalan dan merendam pesawahan milik warga kampung Cibatu.
“Sampai saat ini belum ada bantuan apapun dari pihak Pemerintah,” pungkasnya.