Pedangdut asal Bojonggenteng Sukabumi Tak Mau Jadi Bawahan Selamanya

- Redaksi

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lusiana. l Dok. Pribadi

Lusiana. l Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com l BOJONGGENTNG Lusiana, seorang gadis berusia 20 tahun asal Kampung Bojongkopi, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan garmen.

Untuk mengisi waktu luang atau libur kerja, sejak tiga bulan terakhir, Lusiana yang pandai menyanyi dangdut ini juga sering menerima job menghibur di berbagai tempat di Sukabumi.

“Kalau hari-hari biasa saya bekerja di garmen, dan saat libur saya manggung. Alhamdulillah bisa menjalani keduanya, saya sangat Senang,” ucap Lusiana kepada sukabumiheadline.com, Selasa (22/2/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lusiana menambahkan, untuk penghasilannya sekali job menyanyi, sekira Rp350 ribu sampai Rp500 ribu, tapi saweran beda lagi.

“Bekerja dan bernyanyi memang impian saya dari kecil apalagi dengan dukungan keluarga saya lebih bersemangat untuk menjalani semua,” ujar Lusiana.

Baca Juga :  Ini Besaran UMK 2022 Rekomendasi Bupati Sukabumi

“Bekerja di garmen itu enak gak enak. Enaknya itu gajinya UMR, belum lagi ditambah uang lemburan. Gak enaknya, kita bekerja di tempat orang lain, itu harus benar-benar kuat fisik dan mental,” jelasnya.

Lusiana berharap perusahaannya bisa lebih maju dan berkembang, agar ia dan karyawan lainnya tetap bisa bekerja. “Pengen banyak orderan. Supaya bisa membahagiakan orang tua karena saya tak ingin menjadi beban keluarga,” jelasnya.

Namun begitu, Lusiana sendiri mengaku sudah memiliki rencana jika suatu waktu ia harus berhenti bekerja. Ia mengaku ingin mempunyai usaha sendiri. “Ingin berbisnis, punya usaha sendiri. Kalau untuk target bernyanyi saya ingin menaikkan kualitas diri sendiri supaya dikenal orang banyak dan banyak yang manggil. Intinya saya ingin sukses. Itu impian saya dari kecil,” aku Lusiana.

Baca Juga :  Atap Rumah Hancur, Pohon Tumbang di Parakansalak Sukabumi

Menurutnya, bekerja di bagian sewing di perusahaan garmen terikat kontrak. Sehingga, sulit untuk bisa menjadi karyawan tetap.

“Kan sekarang kontrak kesatu, cuma enam bulan. Kalau abis kontrak, nanti diperpanjang lagi enam bulan. Nah kalau misal kontrak aku sudah habis, mau dilanjut menyanyi sama merintis usaha bikin kripset,” tambah dia.

Diakuinya, usaha kripset atau keripik setan (keripik pedas) pernah dijalaninya sebelum bekerja di perusahaan garmen. Karenanya, Lusiana mengaku mulai menabung hasil kerja kerasnya untuk modal kelak memulai usaha sendiri.

“Jadi rencana ke depan ingin mulai berbisnis lagi, masa mau jadi bawahan terus,” Lusiana mengakhiri perbincangan.

Berita Terkait

Kecamatan terbanyak? Menghitung jumlah peserta didik dan residu di Kabupaten Sukabumi 2026
Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun
Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi
Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama
Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia
Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu
Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat
Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:16 WIB

Kecamatan terbanyak? Menghitung jumlah peserta didik dan residu di Kabupaten Sukabumi 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:25 WIB

Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:57 WIB

Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:15 WIB

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:03 WIB

Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Labamu - Dok. Labamu

Teknologi

Manjakan industri furnitur, Labamu tawarkan sistem MRP

Sabtu, 7 Mar 2026 - 10:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131