Bikin Susah Lupa, 5 Pesona Tersembunyi Pantai Karang Bolong Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 17 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Karang Bolong. l Istimewa

Pantai Karang Bolong. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CIBITUNG -Bagi yang pernah berkunjung ke Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, pasti sudah tak asing dengan nama berbagai curug seperti Awang, Sodong, Cimarinjung, Cikaso dan lain-lain. Selain itu, di kawasan yang sama juga terdapat Pantai Palangpang dan Puncak Darma sudah akrab di telinga para wisatawan.

Namun tak hanya itu, tak kalah memesona mata dan recommended untuk dikunjungi, adalah Pantai Karang Bolong, persisnya di Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, dan Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Screenshot 2022 06 17 03 08 09 36 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Pantai Karang Bolong. l Istimewa

Konon, Pantai Karang Bolong, dikenal sebagai gerbang menuju Kerajaan Laut Kidul yang dipimpin oleh Nyi Roro Kidul, sebagai ratu penguasa laut selatan. Jika Pantai Pelabuhan Ratu adalah tempat yang dipercaya sebagai lokasi sering munculnya Nyi Roro Kidul, maka Pantai Karang Bolong adalah lokasi untuk memasuki kerajaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantai Karang Bolong sendiri adalah pantai berupa gugusan bukit-bukit dan karang yang menjulang tinggi. Ciri khas dari pantai ini, adalah satu lubang besar di bawah salah satu bukit. Selain itu, ada dua bukit karang yan terpisahkan satu sama lain membentuk gerbang dan menjadi tempat bermuaranya sebuah sungai.

IMG 20220617 031652
Muara di Pantai Karang Bolong. l Istimewa

Akses menuju Pantai Karang Bolong

Bagi Anda warga luar Sukabumi, cara mudah untuk menuju pantai indah ini, adalah melalui Kota Sukabumi. Kemudian, perjalanan bisa dilanjutkan dengan bus kecil dan mobil Elf menuju Kecamatan Surade, dengan waktu tempuh sekira 3,5 jam.

Perjalanan menuju Pantai Karang Bolong dari Surade bisa ditempuh sekira 1,5 jam dengan menggunakan sepeda motor. Kondisi jalan pedesaan yang dilalui terbilang tidak laik dilalui roda empat.

IMG 20220617 031616
Pantai Karang Bolong. l Istimewa

Setibanya di lokasi, Anda dijamin betah menikmati keindahan yang jauh dari hingar bingar ala kota metropolitan.

“Pantai masih asri, tapi sayang jalan masih berbatu belum mulus. Kalau beruntung, air pantai sedang surut, recommended untuk berswafoto,” ujar Yuzar Fadilah, salah seorang pengunjung dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (16/6/2022).

“Satu bagian jalan cukup curam dengan jalan yang berbatu. Jadi kalau papasan dengan mobil lain akan repot. Apalagi kalau lagi hujan,” jelas pengunjung lainnya, Hartanto.

IMG 20220617 031519
Pantai Karang Bolong. l Istimewa

Waktu direkomendasikan menuju pantai ini, adalah di bawah jam 09.00 WIB, karena merupakan waktu yang tepat untuk turun menjejakkan kaki menuju lokasi bukit berlubang di saat air laut sedang pasang surut.

Tapi jangan kuatir, di sini, Anda juga bisa menikmati debur ombak yang menerpa dinding bukit. Dengan ketinggian ombak 10 hingga 15 meter, sudah pasti suaranya akan menggelegar, sehingga cipratan air liar terpancar ke mana-mana.

IMG 20220617 031540
Pantai Karang Bolong. l Istimewa

Tak hanya itu, Anda juga bisa menikmati langit biru yang sangat bersih dengan sedikit gulungan awan putih tipis. Aktivitas yang cocok dalam suasana seperti itu, bisa diisi dengan memancing.

Istimewanya lagi, di Pantai Karang Bolong ini banyak dibangun tempat-tempat pemancingan ikan di sepanjang bibir bukit karang yang menjorok langsung ke bibir laut.

Tempat pemancingan ikan tersebut dibangun seadanya dengan bilah-bilah bambu yang diikat tali tambang besar dan diperkokoh dengan batang-batang kayu.

IMG 20220617 031502
Pantai Karang Bolong. l Istimewa

Bila masih ada tenaga tersisa, disarankan untuk mendaki ke atas bukit di pantai tersebut. Anda bisa menikmati hamparan padang rumput yang luas. Lokasi yang pas untuk berkemah di dekat pantai.

Berkemah di kawasan pantai dengan mendirikan tenda di atas hamparan rerumputan hijau di atas bukit yang dinding lereng bukitnya dihantam oleh deburan ombak. Menarik bukan?

Berita Terkait

2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi
5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef
Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?
8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI
Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah
LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja
Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia
Profil Cecep Herawan, Dubes RI untuk Korea Selatan terima Deputy CEO PERSIB di Seoul

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:47 WIB

2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi

Selasa, 29 September 2026 - 03:07 WIB

5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?

Sabtu, 26 September 2026 - 10:00 WIB

8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI

Jumat, 25 September 2026 - 18:18 WIB

Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB