Bisa Seperti Manchester United, Persib Kontrak Dua Alumni Inggris

- Redaksi

Senin, 15 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Persib Bandung, Luis Milla. l Istimewa

Pelatih Persib Bandung, Luis Milla. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Jawa Barat, Persib Bandung, tengah membangun Class of Luis Milla seperti Manchester United era Sir Alex Ferguson dengan Class of 92.

Langkah Persib membangun Class of Luis Milla dapat dilihat dari cara Luis Milla membangun skuad Persib yang diisi pemain muda untuk fondasi tim jangka panjang Persib.

Pendapat tersebut dikemukakan pengamat Persib, Eko Noer Kristiyanto. Menurutnya, kini, Persib memberlakukan kebijakan pemain di bawah 27 tahun dikontrak minimal 2 tahun, termasuk Ryan Kurnia yang didatangkan Persib dari Persikabo 1973.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demikian pula dengan Beckham Putra Nugraha yang memperpanjang kontrak dengan Persib dengan durasi 2 tahun. Bahkan pemain muda lainnya, Robi Darwis, dikontrak 3 tahun.

Dua Alumni Inggris 

Adapun dua alumni Inggris yang dikontrak Persib yaitu Kakang Rudianto dan Ferdiansyah Cecep. Mereka adalah alumni Garuda Select yang berlatih di Inggris. Keduanya dikontrak selama 3 tahun atau hingga 2026.

Eko Noer Kristiyanto menilai langkah Luis Milla mengontrak para pemain muda dalam jangka panjang merupakan tindakan tepat.

“Langkah-langkah ini mengisyaratkan bahwa sebetulnya Luis Milla selain tentu saja mengejar prestasi karena targetnya atau indikatornya juara, dia menyiapkan fondasi jangka panjang Persib,” ujar Eko Maung di kanal Youtube Bobotoh TV.

Terlebih, kata Eko Maung, Persib dalam 20 tahun terakhir kesulitan membentuk tim jangka panjang berisi pemain muda, yang jika sudah siap nantinya akan menjadi skuad permanen Persib.

“Bisa 3 atau 4 atau 5 tahun terus mereka-mereka terus bermain ketika mereka sudah matang,” ujarnya.

“Tapi risikonya ada puasa prestasi,” ujar ahli hukum olahraga ini.

“Jadi harus dipilih antara mematangkan mereka dan menambah jam terbang atau prestasi,” ujarnya.

Nah, kata Eko Maung, jika membicarakan prestasi maka Persib diisi pemain-pemain jadi. Pemain bintang.

“Nah baru kita ngomongin target juara, karena permainannya sudah matang,” kata Eko Maung.

Makanya, kata Eko Maung, selalu diperhadapkan antara pembinaan plus pematangan pemain muda atau mau mengejar prestasi.

“Itu sudah di klub sebesar Persib. Bukan enggak ada duit dan sebagainya tapi ekspektasi Bobotoh atau suporter,” ujarnya.

Berita Terkait

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League
IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri
Profil dan statistik Demiane Agustien, pemain Arsenal dinaturalisasi PSSI
Klasemen sementara Super League 2026/2027, Persib pepet Persija
Asprov PSSI Jawa Barat 2026-2030 dipimpin kakak kandung rocker Nicky Astria
Persib vs Persik pekan ini, reuni dengan striker Maung Bandung

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:52 WIB

IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:12 WIB

Profil dan statistik Demiane Agustien, pemain Arsenal dinaturalisasi PSSI

Berita Terbaru