23.2 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Pria tewas tersambar petir saat main handphone ternyata ASN Pemkab Sukabumi

sukabumiheadline.com - Korban tewas dalam insiden tersambar...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Belasan pemotor pengguna knalpot bising diamankan Satlantas Polres Sukabumi

sukabumiheadline.com - Belasan pengendara sepeda motor yang...

Bisnisnya Bertebaran di Sukabumi, Profil Djoko Susanto Orang Terkaya ke-10 Indonesia

EkonomiBisnisnya Bertebaran di Sukabumi, Profil Djoko Susanto Orang Terkaya ke-10 Indonesia

sukabumiheadline.com l Siapa sangka sosok pengusaha yang jaringan bisnisnya bertebaran di setiap kecamatan di Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Djoko Susanto, merupakan pria terkaya di Indonesia.

Untuk diketahui, Djoko merupakan bos perusahaan ritel ternama di Indonesia, Alfamart. Jaringan minimarket yang keberadaannya begitu mudah ditemukan di setiap sudut di Sukabumi.

Bahkan, Djoko Alfamart saat ini memiliki lebih dari 20.000 gerai yang ada di seluruh Indonesia. Belum lagi di Filipina yang mencapai lebih dari 1.400 gerai.

Mengutip Forbes Real Time Billionaires, nama Djoko masuk di posisi ke-10 orang terkaya di negeri ini, dengan kekayaan bersih sebesar 3,9 miliar dollar AS atau setara dengan Rp60,6 triliun (kurs Rp15.557 per dollar AS.

Sejarah Berdirinya Alfamart 

Pada pertengahan 1966, Djoko pernah putus sekolah akibat pemerintah Indonesia menutup sekolah-sekolah Tionghoa.

Djoko kemudian mulai mengelola warung makan sederhana milik orang tuanya di dalam pasar tradisional di Jakarta. Kios yang awalnya berjualan kebutuhan pokok, berubah menjadi kios yang fokus pada penjualan rokok.

Usaha rintisan Djoko ternyata menarik minat bos rokok kretek Putera Sampoerna untuk bekerjasama. Hingga pada 1985, mereka sepakat untuk membuat 15 kios di beberapa lokasi di Jakarta.

Keduanya sepakat mendirikan Alfa Toko Gudang Rabat yang menjadi cikal bakal kesuksesan Djoko Susanto.

Putera Sampoerna kemudian diakuisisi oleh Philip Morris International. Hingga kemudian pria dengan nama Tionghoa Kwok Kwie Fo itu memutuskan untuk membeli bisnis tersebut.

Djoko kemudian mendirikan perusahaan yang membawahi bisnis supermarketnya tersebut, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya. Selain Alfamart, perusahaan ini juga menaungi Alfa Express, Alfamidi, dan Lawson.

Pada 2007, Djoko Susanto memisahkan anak usahanya, PT Midimart Utama atau Alfamidi. Djoko Susanto juga mendirikan Yayasan Bunda Mulia pada 1986. Yayasan tersebut memiliki Universitas dan juga Sekolah.

Pada 2009, PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), sementara itu, PT Midimart Utama yang berganti nama menjadi PT Midi Utama Indonesia (MIDI) listing di BEI pada 2010.

Profil Djoko Susanto

Djoko Susanto adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Ia adalah pemilik grup Alfamart, bisnis ritel minimarket.

Sebelum 2023, pria kelahiran Jakarta, 9 Februari 1950, dari pasangan Kwok Man Toh dan Wong Sat Nyong ini, pada 2014, menempati urutan 10 dari 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Pemilik Universitas Bunda Mulia ini memiliki tiga anak, yakni Feny Djoko Susanto, Budiyanto Djoko Susanto, Hanto Djoko Susanto.

Ia juga memiliki saudara kandung, yakni Kwok Kian Fo, Kwok Ai Tjen, Kwok Kam Fo, Kwok Jun Fo, dan Kwok Kiang Fo.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer