22.8 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Pria tewas tersambar petir saat main handphone ternyata ASN Pemkab Sukabumi

sukabumiheadline.com - Korban tewas dalam insiden tersambar...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Belasan pemotor pengguna knalpot bising diamankan Satlantas Polres Sukabumi

sukabumiheadline.com - Belasan pengendara sepeda motor yang...

Bos Djarum Group dan Adaro Group Bantah Klaim Dukung Prabowo-Gibran

PolitikBos Djarum Group dan Adaro Group Bantah Klaim Dukung Prabowo-Gibran

sukabumiheadline.com l Garibaldi ‘Boy’ Thohir mengeklaim PT Djarum telah mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Untuk informasi, klaim tersebut diungkapkan Boy dalam acara Erick Thohir alumni Amerika Serikat (ETAS).

Dalam kesempatan itu, Boy Thohir menyebut sepertiga penyumbang perekonomian Indonesia siap memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sekali putaran.

Salah satu grup yang diklaim oleh Boy Thohir mendukung pasangan Prabowo-Gibran adalah Grup Djarum.

“Walaupun kami jumlahnya sedikit, tetapi ya di ruangan ini mungkin sepertiga perekonomian Indonesia ada di sini. Jadi kalau mereka-mereka mulai dari Djarum Grup, Sampoerna Grup, Adaro Grup, siapa lagi, pokoknya grup-grup semua ada di sini, ada Ninin, the richest wanita in Indonesia, dan semuanya Pak,” kata Boy Thohir dilansir dari Antara, Selasa (23/1/2024).

Ninin, yang disebut oleh Boy, merujuk pada Arini Saraswati Subianto. Arini, yang merupakan pengusaha kelapa sawit dan batubara, masuk dalam daftar orang kaya di Indonesia pada 2021.

“Jadi, izin Bapak, terima kasih atas kehadirannya. Luar biasa buat semangat kami,” ucap Boy.

Klarifikasi Djarum dan Adaro

Namun, klaim Boy itu dibantah oleh Corporate Communication Manager Djarum Budi Darmawan. Menurutnya, Djarum tidak pernah melakukan deklarasi untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran.

“Yang klaim itu pak Boy Thohir. Kami tidak deklarasi,” kata Budi dilansir bisnisindonesia.com, Selasa (23/1/2024).

Sementara, Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO), Febriati Nadira, juga membantah klaim Boy.

Menurut Nadira, pendapat Boy Thohir itu merupakan pendapat pribadi, tidak mewakili pendapat seluruh karyawan.

“Pendapat yang disampaikan Bapak Garibaldi Thohir kemarin, sebagai salah satu pemilik atau pemegang saham Adaro Group, merupakan pendapat pribadi beliau sebagai warga negara, dan bukan mewakili pendapat seluruh karyawan,” kata Nadira diberitakan bisnisindonesia.com.

“Adaro menghormati dan menjamin kebebasan seluruh karyawan dalam kehidupan dan partisipasi politik sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku di Indonesia,” pungkasnya.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer