Bukan Pandemi, Ini yang Bikin Penghasilan Perajin Gula Kelapa di Sukabumi Menurun

- Redaksi

Rabu, 8 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com – Akibat cuaca saat ini sedang musim panas, salah seorang pembuat gula kelapa di Desa Loji, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengaku penghasilannya menurun.

Mamat (36), seorang perajin gula kelapa mengatakan, cuaca yang panas membuat gula kelapanya menurun sebab tanah di mana kelapa tumbuh jadi mengering.

“Cuaca panas begini membuat tanah yang ada di bawah pohon tersebut kering sehingga membuat hasilnya berkurang,” ujar Mamat kepada sukabumiheadlines.com, Rabu (8/9/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Mamat menyebut jika pandemi Covid-19 tidak berpengaruh sama sekali terhadap usahanya tersebut.

“Kalo pandemi tidak berpengaruh, soalnya sudah ada tengkulak (pengepul) langganan yang selalu membeli gula,” tambah dia.

Setiap minggunya, Mamat biasa memproduksi gula kelapa antara 100-200 kilogram. Namun, semenjak musim panas, menurun cukup drastis.

“Selama musim kemarau, 100 kilogram per pekan saja tidak sampai,” pungkas dia.

Berita Terkait

Top 10 provinsi penghasil semen terbesar di Indonesia, Jawa Barat juara
Harga tiket, fasilitas dan jadwal pagi/siang/sore KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat
Sudah groundbreaking, tapi KRL Sukabumi bukan prioritas, ini kendalanya
BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu
Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Bank bjb Official Banking Partner Persib Bandung
BBM subsidi berdasarkan jenis kendaraan, Bahlil: Pertalite untuk motor tak dibatasi
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Top 10 provinsi penghasil semen terbesar di Indonesia, Jawa Barat juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Harga tiket, fasilitas dan jadwal pagi/siang/sore KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Sudah groundbreaking, tapi KRL Sukabumi bukan prioritas, ini kendalanya

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:23 WIB

BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran

Berita Terbaru

Ilustrasi kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Internasional

Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:32 WIB

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Ketua Umum Projo: Untuk rakyat, untuk rakyat, tapi maling juga

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:00 WIB

Chery Q dijual segini, hatchback pertama yang punya bagasi luas - Chery

Otomotif

Chery Q dijual segini, hatchback pertama yang punya bagasi luas

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:06 WIB

Warga Sukabumi, Batam dan Indramayu terlantar di Fiji - Ist

Peristiwa

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Minggu, 23 Agu 2026 - 21:23 WIB