sukabumiheadline.com – Muslimah, sebagai bagian dari pengguna kosmetik wajib mengetahui alasan mengapa produk kecantikan memiliki sertifikasi halal. Artikel ini akan membantu kaum wanita yang ingin mencoba brand kosmetik berbeda tanpa harus ragu dengan kehalalan dari bahan material yang terkandung di dalamnya.
Dikutip sukabuniheadline.com dari laman Sucofindo bahwa tingkat pemakaian kosmetik di Indonesia beberapa tahun belakangan ini terus meningkat. Terutama pada aspek kosmetik halal, yang mana mayoritas konsumen adalah perempuan Muslim.
Kosmetik sudah menjadi komoditas keseharian yang tidak dapat dipisahkan dari penggunanya. Alasan tersebut yang membuat kosmetik yang beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikasi dan klaim halal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kosmetik halal terlalu diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. Pemerintah telah mengatur sertifikasi kosmetik halal sekaligus mempertimbangkan tentang keunggulan kompetitif, bahan material pembuatan kosmetik dan lain-lain.
Semakin meningkatnya konsumen kosmetik di Indonesia, semakin meningkat pula konsumen yang kritis akan kosmetik halal. Kebutuhan kosmetik halal semakin digandrungi karena variasi klaim yang memudahkan bagi konsumen Muslim.
Misal, kosmetik halal tidak akan membatalkan wudhu. Lalu, kosmetik halal tentu terbuat dari bahan material yang terbebas dari bahan material haram, yang mana tidak memiliki sifat najis dan aman untuk digunakan sehari-hari.
5 brand kosmetik pro Palestina
Seiring gema aksi boikot produk yang disebut pro Zionis Israel, berikut adalah daftar 5 produk kosmetik yang telah bersertifikat halal dan mendukung perjuangan Bangsa Palestina.
1. Looke

Looke, yang merupakan bagian dari AVO Group, menunjukkan dukungan mereka terhadap Palestina melalui unggahan di akun Instagram resmi @theavolife. Mereka bersama Kitabisa dan Pemerintah Republik Indonesia menyumbangkan bantuan berupa makanan, pakaian, obat-obatan, uang tunai, dan bantuan siap pakai.
2. MotherofPearl

Merek kosmetik milik selebgram Tasya Farasya, MotherofPearl, juga menjadi salah satu yang mendukung Palestina secara konsisten. Tasya telah menyuarakan dukungannya melalui media sosial, bahkan membuat unggahan simbolik sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina.
3. Luxcrime

Tim di balik merek Luxcrime menyampaikan keprihatinan mereka terhadap krisis kemanusiaan di Palestina. Mereka telah mendonasikan sebesar Rp 50 juta melalui Baznas. Mereka juga mengajak pelanggan mereka untuk ikut serta dalam upaya bantuan kemanusiaan.
Inisiatif bantuan kemanusiaan ini menandai komitmen kuat dari merek-merek kosmetik lokal untuk tidak hanya menjalankan bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi krisis seperti yang sedang dialami oleh warga Palestina.
4. Studio Tropik

Merek Studio Tropik menginisiasi gerakan #ToTheRescue untuk anak-anak di Palestina dan telah mendonasikan sebesar 2.023 dolar AS (sekitar Rp 31,4 juta) melalui Palestine Children Relief Fund. Mereka juga mendorong pelanggan mereka untuk berdonasi dengan imbalan produk gratis bagi yang turut serta dalam aksi kemanusiaan.
5. Wardah, Make Over, Emina, Tavi

Produsen kosmetik ParagonCorp, yang dikenal dengan merek-merek, seperti Wardah, Make Over, Emina, dan Tavi, telah meluncurkan inisiatif kemanusiaan bagi warga Palestina.
CEO Grup ParagonCorp, Harman Subakat, menegaskan komitmennya dengan memberikan bantuan berupa makanan, obat-obatan, selimut, pakaian, dan kebutuhan mendesak lainnya. Lebih dari itu, ParagonCorp mengirimkan 4.500 sampo Wardah dan 5.000 sabun dari produk perawatan kulit mereka, yaitu Biodef, Kahf, dan Laboré untuk kebersihan.









