sukabumiheadline.com – Kesuburan wanita adalah kemampuan untuk hamil, ditandai dengan siklus haid teratur (21-35 hari) dan ovulasi yang rutin, di mana peluang pembuahan tertinggi terjadi saat masa subur (sekira hari ke-10 hingga ke-17 siklus).
Kesuburan wanita bisa ditingkatkan dengan pola makan sehat kaya antioksidan, olahraga rutin, mengelola stres, menghindari rokok dan alkohol, serta menjaga berat badan ideal.
Dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (3/2/2026), dari laman RSIA Bina Medika, berikut adalah cara memahami masa subur penting untuk program hamil, bisa melalui pelacakan lendir serviks dan suhu basal tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ciri-ciri wanita subur

- Siklus haid teratur: 21-35 hari, menandakan hormon reproduksi berfungsi baik dan ovulasi terjadi setiap bulan.
- Ovulasi teratur: Pelepasan sel telur matang secara rutin.
Cara meningkatkan kesuburan: - Pola Makan Sehat: Konsumsi makanan kaya antioksidan (buah, sayur, kacang-kacangan), protein, asam lemak omega-3, dan serat; hindari makanan olahan dan lemak trans.
- Olah raga Rutin: Minimal 30 menit sehari untuk menjaga berat badan ideal dan kesehatan reproduksi.
- Kelola Stres: Stres dapat memengaruhi hormon, jadi luangkan waktu untuk relaksasi.
- Hindari Kebiasaan Buruk: Berhenti merokok dan batasi alkohol.
- Jaga Berat Badan Ideal: Obesitas dapat mengganggu kesuburan.
- Hubungan Seksual Rutin: 2-3 kali seminggu, terutama pada masa subur.
- Vitamin Prenatal: Konsumsi vitamin prenatal seperti asam folat bisa membantu.
Cara mengenali masa subur

- Catat Siklus Menstruasi: Masa subur biasanya 12-16 hari sebelum haid berikutnya, atau hari ke-10 hingga ke-17 untuk siklus 28 hari.
- Pantau Lendir Serviks: Menjadi bening, elastis seperti putih telur saat subur.
- Ukur Suhu Basal Tubuh: Suhu tubuh meningkat sedikit saat ovulasi.
Kapan harus konsultasi dokter? Jika siklus haid tidak teratur atau ada kekhawatiran lain, konsultasikan dengan dokter untuk saran lebih lanjut.
Makanan untuk tingkatkan kesuburan wanita

Makanan yang meningkatkan kesuburan wanita berfokus pada nutrisi pendukung ovulasi, kualitas sel telur, dan kesehatan rahim, seperti sayuran hijau (bayam, brokoli), buah beri, kacang-kacangan, protein nabati (tempe, tahu), ikan berlemak (salmon), serta produk olahan susu full-fat.
Konsumsi makanan tinggi asam folat, zinc, antioksidan, dan lemak sehat sangat disarankan untuk meningkatkan peluang hamil.
Berikut adalah daftar makanan untuk meningkatkan kesuburan wanita:
Sayuran Hijau & Berdaun: Bayam, brokoli, asparagus, dan kangkung kaya akan asam folat, zat besi, dan antioksidan yang mendukung kesehatan rahim dan perkembangan sel telur.
Buah-buahan: Buah beri (stroberi, bluberi) kaya antioksidan, serta buah sitrus (jeruk) yang kaya vitamin C dan folat.
Kacang-kacangan & Biji-bijian: Kacang almond, kacang tanah, walnut, biji wijen, dan biji chia kaya akan protein nabati dan lemak sehat yang membantu meningkatkan ovulasi.
Protein Nabati & Hewani: Tahu dan tempe adalah sumber protein nabati yang sangat baik. Protein hewani yang baik untuk kesuburan meliputi ikan berlemak (salmon) dan telur.
Produk Susu Full-Fat: Yogurt, susu, dan keju full-fat mengandung kalsium dan lemak sehat yang penting untuk fungsi ovarium.
Karbohidrat Kompleks: Nasi merah, oat, dan biji-bijian utuh membantu menjaga kadar gula darah stabil, yang penting untuk kesuburan.
Lemak Sehat: Alpukat dan minyak zaitun merupakan sumber asam lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk mengurangi inflamasi dan meningkatkan kesuburan.
Rempah-rempah: Kayu manis dan jahe diketahui dapat membantu meningkatkan kualitas sel telur dan melancarkan siklus haid.
Selain makanan di atas, penting untuk menjaga berat badan ideal, menghindari makanan cepat saji, dan mengurangi konsumsi gula berlebih.









