Ditemukan, Jasad Pegawai RM Bambu Kuring Tenggelam di Sungai Cicatih Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 9 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l Tim SAR Gabungan bersama relawan berhasil menemukan jasad Muhammad Ikbal, seorang pegawai Rumah Makan Bambu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/11/2023).

Diberitakan sebelumnya, Ikbal seorang remaja berusia 16 tahun dilaporkan tenggelam dan hanyut di aliran Sungai Cicatih tepatnya di Kampung Ongkrak Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/11/2023).

Informasi yang berhasil dihimpun sukabumiheadline.com jasad Ikbal ditemukan dan dievakuasi ke rumah duka pada sekira pukul 11.00 WIB dalam kondisi sudah tak bernyawa. Pencarian Ikbal sebelumnya, pada Rabu, dihentikan karena cuaca.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Ikbal merupakan warga Kampung Panenjoan RT 002/007, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban disebut tenggelam dan hanyut pada sekira pukul 16.00 WIB.

Informasi diperoleh, sebelumnya 5 orang pekerja rumah makan ini sengaja bermain di kawasan aliran Sungai Cicatih saat jam istirahat kerja. Kemudian, 3 orang turun untuk mandi, sementara dua lainnya memerhatikan di atas bebatuan sungai.

“Tiga orang mandi yang 2 orang teman diatas, saya mandi agak tengah kalau korban berenang di pinggir, tapi tiba-tiba korban terbawa arus,” ujar Rafli saksi sekaligus teman korban di lokasi kejadian.

Rafli yang baru sekitar satu bulan bekerja di RM Bambu Kuring sempat berusaha menarik tubuh korban, bahkan Rafli dan temannya mencoba menolong korban dengan memberikan kayu agar bisa menarik korban dari air.

“Saya berusaha tarik pakai kayu, tapi saat saya menoleh ke belakang korban sudah hilang tenggelam,” ujar Rafli.

Sementara, anggota Satgas Bencana BPBD Kabupaten Sukabumi, Imam Ihsani mengatakan petugas SAR Gabungan sejumlah unsur relawan melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.

Namun, Rabu Sore proses evakuasi dan pencarian terhadap korban dihentikan. Imam menjelaskan, pencarian akan kembali dilanjutkan esok, Kamis (9/11/2023).

“Malam ini pencarian sementara dihentikan karena cuaca mendung dan gelap, pencarian akan dilanjutkan besok,” tutur Imam.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru