Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Habibie terbakar - Ist

Puncak Habibie terbakar - Ist

sukabumiheadline.com – Kawasan Gunung Pangleseran atau Puncak Habibie yang terletak di Kampung Cilengka, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terbakar pada Senin (27/7/2026).

Kobaran api kian meluas meskipun upaya pemadaman telah dilakukan sejak beberapa jam setelahnya. Alhasil, kebakaran hutan tersebut memicu kepanikan warga karena kobaran api membesar dalam waktu singkat.

Menurut informasi, kobaran api pertama kali terlihat sejak pukul 11.00 WIB yang diduga dipicu aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan secara sembarangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq, mengungkapkan, kobaran api kian meluas dipicu hembusan angin kencang dan hamparan alang-alang kering, sehingga api dengan cepat merembet.

“Api cepat membesar karena tiupan angin yang kencang di lokasi,” ungkap Okih.

Okih memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, ia sudah mengimbau masyarakat dan petani penggarap lahan agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk mencegah kebakaran.

Sementara itu, pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi menyiagakan personel dan satu unit armada untuk mengantisipasi kemungkinan api merambat ke permukiman warga.

“Sudah standby, takut merembet ke permukiman warga,” ujar Danpos 1 Palabuhanratu Dinas Damkar Kabupaten Sukabumi, Aceng Ismail.

“Masih jauh. Enggak terjangkau oleh manusia. Jadi kami standby di sini,” imbuhnya.

Ditambahkan Aceng, kobaran api dengan permukiman warga berjarak cukup jauh, sehingga ia belum bisa memastikan luas lahan yang terbakar.

“Masih jauh, sehingga belum bisa dipastikan luas lahan yang terbakar,” tambahnya.

Berita Terkait

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!
DPRD Kabupaten Sukabumi dalami perubahan APBD 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terbaru

Striker Persib Bandung, Balsa Sekulic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Persija vs Persib: Maung kalah 2-1

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:32 WIB

Ilustrasi air minum dalam kemasan (AMDK) - sukabumiheadline.com

Bisnis

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:17 WIB

Menara kembar WTC meledak pada peristiwa New York 11 September - Ist

Internasional

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:30 WIB