Gulmaki Habib, Muslimah Torehkan Sejarah Jadi Wali Kota di India

- Redaksi

Selasa, 29 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bhadrak Gulmaki Dalawzi Habib. l Istimewa

Wali Kota Bhadrak Gulmaki Dalawzi Habib. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Salah satu negara bagian India, Odisha menggelar pemilihan umum Wali Kota Bhadrak. Seorang Muslimah, Gulmaki Dalawzi Habib (31) berhasil menang dalam pemungutan suara untuk jabatan tersebut.

Gulmaki Dalawzi Habib sendiri merupakan calon independen atau nonpartai. Ia memenangkan pemilihan Wali Kota Bhadrak dengan mengalahkan saingan terdekatnya Samita Mishra, calon Biju Janata Dal (BJD), dengan 3.256 suara. Demikian diberitakan The Hindu, Ahad (27/3/2022).

Habib sendiri merupakan lulusan Magister Administrasi Bisnis, tidak aktif dalam politik meskipun suami dan mertuanya dikenal di kalangan politik lokal. Suaminya Syekh Jahid Habib adalah Wakil Presiden Distrik Bhadrak BJDl.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada permintaan untuk mencalonkan seseorang dari komunitas minoritas sebagai calon ketua badan sipil di Bhadrak di mana komunitas Muslim memiliki populasi yang cukup besar. Karena jabatan tersebut diperuntukkan bagi perempuan, Ibu Habib menjadi pilihan mutlak. Namun, dia harus menghadapi kemarahan BJD yang berkuasa.

Pencalonan Habib diprediksi tidak akan berjalan mulus karena Bhadrak memiliki sejarah ketegangan komunal. “Selama kampanye, saya tidak menemukan keberatan di benak pemilih terhadap kandidat wanita Muslim. Orang-orang memperlakukan saya seperti anak perempuan mereka terlepas dari komunitas tempat mereka berada,” kata Ibu Habib yang akan segera dilantik sebagai ketua Bhadrak Municipal Corporation.

Meskipun wanita Muslim telah memenangkan pemilihan langsung untuk jabatan anggota dewan atau anggota lingkungan, ini adalah untuk pertama kalinya, seorang wanita Muslim memimpin sebuah kota.

“Dalam sejarah jajak pendapat Odisha, tidak ada satu wanita pun yang terpilih sebagai MLA. Bahkan komunitas Muslim sangat enggan mengirim anggota perempuan untuk bertarung dalam pemilu. Setelah pemerintah Odisha mencadangkan kursi untuk wanita di lembaga panchayati raj tiga tingkat dan badan sipil, wanita Muslim maju untuk bertarung dalam pemilihan,” kata Ketua Kota Kendrapara selama enam tahun dari 1984 hingga 1990, Mohammed Akbar Ali.

Komunitas Muslim memiliki populasi kurang dari tiga persen dari populasi Odisha. Hanya ada sedikit perwakilan komunitas minoritas dalam politik Negara, meskipun anggota komunitas Muslim telah menjadi Menteri Kabinet di Negara Bagian.

Hal sama dialami seorang jurnalis yang berubah menjadi politisi Sulochana Das menjadi Walikota wanita pertama Bhubaneswar. Sebelum terpilih sebagai warga negara pertama Bhubaneswar, dia adalah Komisaris Penyandang Disabilitas.

“Saya ingin memberikan dorongan lebih lanjut untuk inisiatif pembangunan yang diambil di Bhubaneswar. Orang pasti akan bangga menjadi warga ibu kota,” kata Das saat kesempatan menyampaikan pidato kemenangan.

Berita Terkait

Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan
Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu
Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia
Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan
Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina
Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar
Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia
DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:50 WIB

Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:37 WIB

Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:25 WIB

Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina

Berita Terbaru

Regulasi

Simak rinciannya, Purbaya: Anggaran MBG bakal dipangkas lagi

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:20 WIB