Guru Tunjukkan Wajah Nabi Muhammad SAW, Wali Murid Muslim Protes

- Redaksi

Minggu, 13 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lafadz Muhammad SAW. l Istimewa

Lafadz Muhammad SAW. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Wali murid yang beragama Islam melakukan protes ke sebuah sekolah setelah seorang guru memaksa muridnya di kelas untuk melihat kartun bergambar Nabi Muhammad SAW. Tindakan itu pun telah memicu protes dan memicu trauma mendalam bagi siswa Muslim yang melihatnya.

“Guru media saya menayangkan kartun ini di televisi dan kemudian mengatakan bahwa itu adalah Nabi Muhammad SAW. Itu membuat saya terguncang sampai ke dalam. Saya benar-benar sedih dan kaget,” ungkap Sara Ammar, siswa kelas 11, seperti dilansir Anadolu Agency.

Perempuan berusia 16 tahun itu mengatakan bahwa dia bukan satu-satunya yang terkejut dan terdiam, tetapi semua siswa Muslim di kelas Ammar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ammar menyatakan ketidaknyamanan dengan penayangan kartun itu, gurunya tidak menjawab permintaannya untuk meninggalkan kelas.

“Guru terus berbicara tentang bagaimana Muslim membunuh orang yang tidak bersalah yang membuat kartun itu,” katanya mencatat bahwa dia tidak ingin anak-anak lain mengalami penghinaan serupa. “Ini sangat traumatis,” katanya.

Akibat perbuatan guru tersebut, ayahnya Muhammad Ammar menuntut agar guru itu diskors dan permintaan maaf resmi dari sekolah.

“Kami tidak dapat menerima apapun yang bertentangan dengan Nabi dan agama kami. Ketika saya pergi untuk membawanya, dia mulai menangis. Dia mengatakan bahwa mereka telah menunjukkan isinya,” ujar ayah Ammar.

Diperoleh informasi kemudian, setelah penayangan kartun yang menggambarkan Rasulullah SAW, Muhammad Ammar berbicara dengan pejabat sekolah dan menulis surat kepada departemen pemerintah terkait.

Pihak keluarga Ammar kemudian dihubungi pihak berwenang atas insiden tersebut. Keluarga Ammar juga menerima surel dari seorang anggota parlemen.

Berita Terkait

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat
Israel perang terus, sidang kasus korupsi Netanyahu Rp8,5 triliun selalu ditunda

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Rabu, 22 April 2026 - 14:47 WIB

Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa

Berita Terbaru

Wisata

Kemendagri ingin hotel tak minta KTP tamu saat check in

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Kepala BGN, Dadan Hindayana - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

BGN: Tak ada batas usia maksimum untuk kerja di Dapur MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:57 WIB