Heboh Bunga Bangkai di Kota Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 8 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kibut atau bunga bangkai di Cikole, Kota Sukabumi. l Istimewa

Kibut atau bunga bangkai di Cikole, Kota Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIKOLE – Warga RT 01/13 Jalan Subangjaya, Gang Cobra, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan penemuan bunga bangkai di pekarangan rumah.

Bunga juga mengeluarkan bau tidak sedap, meskipun dari jarak jauh, tapi wangi tak sedap mulai tercium. Namun, warga tetap merawatnya karena terlihat unik.

Salah seorang warga, Ilham Pratama (47) menyebut jika bunga liar tersebut tumbuh di dekat pohon singkong. Sehingga, keberadaannya tersembunyi tanaman lain yang mengapit sebuah jalan setapak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kata Ilham, karena kini banyak dikunjungi orang yang penasaran, warga pun berinisiatif membuat pagar yang mengelilingi bunga bangkai tersebut.

“Setelah viral dan ramai dikunjungi warga, sekarang bunga itu dipagari. Apalagi lokasinya gak jauh dari jalan, makanya banyak yang datang melihat,” kata Ilham kepada sukabumiheadline.com, Selasa (8/11/2022).

Ilham menambahkan, bunga bangkai tersebut sudah sejak dua pekan lalu tumbuh di halaman warga. Karenanya, walaupun menimbulkan bau tak sedap, warga tetap rutin mengurus karena terbilang langka.

“Sudah dua mingguan. Awalnya ditemukan ibu-ibu yang sedang membersihkan kebunnya. Penasaran karena ada bunga kuncup berukuran besar. Enggak lama kemudian bunga itu mekar, dan terlihat unik,” kata dia.

Untuk informasi, kibut atau bunga bangkai raksasa atau suweg raksasa, Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan endemik dari Sumatera yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga terbesar di dunia.

Bahkan, sebuah catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas dapat menghasilkan bunga setinggi 5 m.

Bunga ini memiliki nama ilmiah amorphophallus titanum, tergolong ke dalam divisi magnoliophyta, famili araceae, kelas Liliopsida, kerajaan plantae dari ordo alismatales.

Berita Terkait

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi
Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional
Warga Nyalindung minta kepastian perbaikan jalan, ini kata Bupati Sukabumi
Kronologi pria Cibadak Sukabumi ditemukan meninggal dunia di kolong dermaga
Niat dibikin bagus, angkot trayek 035 di Sukabumi malah ludes terbakar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:27 WIB

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:01 WIB

Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:58 WIB

Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:34 WIB

Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:22 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional

Berita Terbaru