Hilang 30 Hari, Tulang Belulang Abah Edom Ditemukan di Cikidang Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 16 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Penemuan jasad Abah Edom di Cikidang Sukabumi. | Foto: Istimewa

Penemuan jasad Abah Edom di Cikidang Sukabumi. | Foto: Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Abah Ahi alias Abah Edom, seorang pria lanjut usia asal Kampung Naringgul RT 02/01 Desa Tamansari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, yang dikabarkan hilang pada Selasa, 15 Juni 2021 lalu, ditemukan dengan kondisi memprihatinkan di Kampung Cirawa, Desa Tamansari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 15 Juli 2021.

Informasi yang diterima redaksi sukabumiheadlines.com jasad abah edom ditemukan di area perkebunan sawit oleh warga setempat dengan kondisi menyisakan tulang belulang. Pada jasad tersebut juga ditemukan pakaian yang terakhir dipakainya saat meninggalkan rumah.

abah edom
Foto Abah Edom semasa hidup. | Foto: Istimewa

“Jasadnya udah kayak gitu, ketahuan dari bajunya. Lokasi ditemuinnya enggak jauh dari daerah Naringgul, di Cirawa,” kata sang cucu, Siti Nurhalimah (25 tahun) kepada sukabumiheadlines.com, Jumat, 16 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berselang lama ditemukan, warga langsung menghubungi polisi untuk mengevakuasi jasad abah edom. “Langsung dimakamkan, kemarin juga diangkat sama polisi,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan seorang kakek berusia 80 tahun pergi meninggalkan rumah tanpa memberi tahu kemana tujuannya. Hal itu diketahui oleh anaknya yang tinggal bersama. Pihak keluarga sudah berusaha mencari dan melapor ke polisi. Hingga akhirnya Abah Edom ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB