32 C
Sukabumi
Senin, Juni 24, 2024

Hamas Gencatan Senjata di Gaza, Hizbullah Tetap Gempur Israel dari Lebanon

sukabumiheadline.com l Milisi perlawanan Lebanon, Hizbullah dilaporkan...

Persib Pernah Rugi Rp18 Miliar, Glenn Sugita Bos Maung Bandung Berharta Rp29 Triliun

sukabumiheadline.com - Perjalanan Persib Bandung yang menjelma...

Dengan DNA 250 CC, Kawasaki Ninja Matic 160 Bakal Obrak Abrik Dominasi NMax dan PCX

sukabumiheadline.com l Pasar otomotif Indonesia kembali dihebohkan...

Hingga Akhir 2023 Erick Thohir Target 25 Persen Kepemimpinan Perempuan di BUMN

NasionalHingga Akhir 2023 Erick Thohir Target 25 Persen Kepemimpinan Perempuan di BUMN

SUKABUMIHEADLINE.com l Isu kesetaraan gender sangat lekat kaitannya dengan kinerja perusahaan. Karenanya, isu tersebut tidak melulu persoalan keseimbangan peran antara laki-laki dan perempuan.

Hal itu dikemukakan Koordinator Bidang Komunikasi Srikandi BUMN Nina Kurnia Dewi. Menurutnya, keberadaan kaum perempuan tidak sekadar gender issue, tapi juga business issue.

“Keberadaan perempuan tidak hanya gender issue. Keberadaan perempuan adalah business issue, karena sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kehadiran perempuan di manajemen puncak dapat memperbaiki kinerja perusahaan,” kata Nina, Jumat (23/12/2022).

Ditambahkan perempuan yang juga menjabat Direktur Keuangan, MSDM, dan Manajemen Risiko Perum LKBN ANTARA itu, perempuan memiliki tantangan lebih berat karena harus bisa menjaga keseimbangan peran di ruang domestik (keluarga) dan publik (dunia kerja).

“Melalui Srikandi BUMN ini, kita buktikan dengan baik perusahaan kita di masing-masing BUMN dan Kementerian BUMN sangat mendorong perempuan berkarya dan bertalenta. Perempuan bisa menunjukkan diri bahwa dia sejajar dengan laki-laki,” katanya.

Sementara, Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan hingga akhir 2023 kepemimpinan perempuan di BUMN bisa mencapai 25 persen.

Diketahui, saat ini kepemimpinan perempuan di perusahaan-perusahaan pelat merah itu, khusus di level direksi, baru mencapai 15 persen saja.

Padahal, Erick menilai salah satu tantangan besar untuk mencapai target tersebut yakni minimnya talent pool di BUMN. Karenanya, ia mengharapkan program Srikandi BUMN Berkarya dan Bertalenta menjadi langkah percepatan untuk mencapai target tersebut.

Erick juga menilai talent pool yang lebih akan memudahkan BUMN mencari talenta baru di BUMN tanpa perlu repot mencari dari luar entitas BUMN.

“Kalau mencari future leader untuk direksi BUMN, kita punya talent pool yang cukup, tidak mencari-cari tetapi sudah punya sistem karena kita prioritaskan,” yakin dia saat acara Perayaan Hari Ibu dan Peluncuran Program Srikandi BUMN Berkarya dan Bertalenta di Jakarta, Kamis (22/12/2022).

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer