Honda SCR 125: Skutik murah dan super irit BBM, tampang anti-mainstream

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honda SCR 125 - Honda

Honda SCR 125 - Honda

sukabumiheadline.com – Honda SCR 125 resmi beredar di pasaran. Secara desain, skuter ini mengedepankan aspek kepraktisan dibanding tampilan sporty. Bisa dilihat dari area fascia yang anti mainstream kalau dibandingkan kebanyakan skutik zaman sekarang.

Bentuk wajah SCR 125 mengadopsi desain streamline aerodinamis, sampai-sampai bodi depannya juga berfungsi sebagai spakbor. Motor ini juga punya dek rata dengan ruang kaki luas, serta rak belakang yang meningkatkan aspek kepraktisan.

Honda SCR 125 dijual untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian dengan harga terjangkau, dan menawarkan efisiensi bahan bakar irit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan klaim pabrikan, Honda SCR125 hanya membutuhkan bahan bakar sebanyak 1,88 liter per 100 kilometer. Artinya, motor ini membutuhkan kurang dari 2 liter bensin untuk menempuh jarak 100 km, sebuah angka yang cukup impresif.

Honda SCR 125 dibekali mesin 125 cc satu silinder berpendingin udara dengan teknologi eSP (enhanced Smart Power)..Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 9,5 dk dan torsi puncak 10 Nm yang dilihat dari outputnya, tidak dirancang untuk performa tinggi atau sensasi berkendara sporty.

Meski begitu, dapur pacu ini tetap mengusung filosofi khas Honda yang mengutamakan keandalan, kestabilan, dan efisiensi. Kemudian, berkat sistem injeksi elektronik PGM-FI, konsumsi bahan bakar dapat dioptimalkan secara maksimal.

Berbekal kapasitas tangki 5,7 liter, Honda SCR 125 diklaim mampu menempuh jarak sekitar 303 km hanya dengan satu kali pengisian penuh. Sedan Bagi pengguna yang sehari-hari berkendara di perkotaan, kemampuan ini tentu menjadi nilai tambah yang sangat menarik.

Tak hanya irit, Honda SCR 125 juga sejumlah fitur-fitur unggulan khas pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut, salah satunya Idling Stop System (ISS). Fitur ini secara otomatis mematikan mesin saat berhenti, misalnya di lampu merah, lalu menyalakannya kembali begitu tuas gas diputar.

Selain itu, teknologi ACG Starter membuat proses menyalakan mesin lebih halus dan minim suara dibandingkan motor starter konvensional. Soal safety, varian standar masih menggunakan rem tromol di depan dan belakang, sedangkan varian yang lebih tinggi sudah dilengkapi rem cakram depan dan sistem CBS.

Sayangnya, motor ini belum dilengkapi ABS, sehingga pengendara tetap harus berhati-hati, terutama saat melintasi jalan licin.

Untuk fitur lainnya, pada varian Wi-LINK, pengguna dapat menghubungkan motor dengan smartphone untuk memantau sisa BBM, melihat jadwal servis, hingga mencari lokasi parkir.

Melansir dari 2banh.vn, skuter ini baru dipasarkan di China. Honda SCR125 dipasarkan mulai 5.980 yuan atau setara sekitar Rp15,6 jutaan (kurs 1 yuan = Rp2.643,10 per 24 Juni 2026).

Berita Terkait

Suzuki e Sky: Si mungil irit dan efisien, cek harganya
Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya
Chery Q dijual segini, hatchback pertama yang punya bagasi luas
5 ban mobil matic terbaik 2026, cek harga dan keunggulannya
Honda Dunk, skuter matic si irit BBM dijual cuma segini
Honda Winner X 150 Facelift meluncur, cek spesifikasi dan harga
Spesifikasi dan harga MoLiNas, motor listrik nasional kebanggaan Prabowo
Daihatsu Ayla Modern Vintage sudah nongkrong di GIIAS, dijual berapa?

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Suzuki e Sky: Si mungil irit dan efisien, cek harganya

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Chery Q dijual segini, hatchback pertama yang punya bagasi luas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:32 WIB

5 ban mobil matic terbaik 2026, cek harga dan keunggulannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Honda Dunk, skuter matic si irit BBM dijual cuma segini

Berita Terbaru

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB

Ilustrasi perempuan sedang duduk di dalam bus - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

Armada dan rute Sukabumi – Bandara Husein Sastranegara Bandung

Minggu, 30 Agu 2026 - 04:42 WIB