IDG: Tanpa bantuan pendapatan wanita Sukabumi, keluarga di kabupaten/kota bermasalah

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pegawai sedang menghitung upah atau gaji - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pegawai sedang menghitung upah atau gaji - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Data komponen Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) terkait Sumbangan Pendapatan Perempuan (SPP) terhadap pendapatan total keluarga untuk Kota dan Kabupaten Sukabumi mencatat angka di atas 25 persen.

Untuk informasi, dikutip sukabumiheadline.com dari data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (22/4/2026), SPP di Kota Sukabumi sebesar 29,62 persen terhadap pendapatan keluarga.

Sedangkan, SPP di Kabupaten Sukabumi mencatat 27,76 persen terhadap total penghasilan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai ilustrasi, jika penghasilan total keluarga Rp1 juta, maka sebesar Rp277.600 merupakan kontribusi perempuan. Jumlah tersebut menunjukkan angka signifikan terhadap keberlangsungan keluarga.

Namun demikian, pemda kota, kabupaten, dan provinsi bakal terus menggenjot angka SPP hingga setidaknya 50 persen sebagai bentuk komitmen meningkatkan IDG.

Untuk informasi, SPP di Provinsi Jawa Barat adalah 28,70 persen.

Pengertian SPP

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com
Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen – sukabumiheadline.com

Dilansir dari laman resmi Open Data Jawa Barat, data komponen IDG terkait SPP untuk kota dan kabupaten didasarkan pada proporsi pendapatan perempuan terhadap total pendapatan, keterlibatan perempuan di parlemen, dan perempuan sebagai tenaga profesional. SPP berfokus pada peran ekonomi perempuan di pasar kerja.

SPP mengukur rasio pendapatan yang dihasilkan perempuan dibandingkan laki-laki dalam sektor formal dan informal.

SPP adalah komponen kunci Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) yang mengukur persentase kontribusi pendapatan pekerja perempuan terhadap total pendapatan keluarga, dengan persentase di bawah 50% menunjukkan masih adanya ketimpangan gender.

Komponen ini menyoroti peran ekonomi, pemberdayaan, dan partisipasi perempuan dalam pendapatan rumah tangga.

Detail komponen IDG dan SPP

Ilustrasi upah buruh pabrik - sukabumiheadline.com
Ilustrasi upah buruh pabrik – sukabumiheadline.com

Definisi: Persentase kontribusi pendapatan dari masing-masing gender (perempuan vs laki-laki) terhadap total pendapatan.

Konteks IDG: Merupakan salah satu dari tiga dimensi utama IDG—bersama keterlibatan perempuan di parlemen dan tenaga profesional—untuk mengukur kesetaraan dalam ekonomi dan politik.

Tren & Nilai: Di Indonesia, SPP menunjukkan tren peningkatan namun secara umum masih di bawah 40% (misalnya 37,31% pada 2024), yang berarti masih timpang dibandingkan laki-laki.

Pengukuran: Data diambil dari survei ketenagakerjaan dan pendapatan yang mencerminkan partisipasi ekonomi aktif perempuan.

Metode: Perhitungan SPP sering kali melibatkan persentase rata-rata pendapatan yang setara dengan distribusi merata (equally distributed equivalent percentage – EDEP).

Contoh penggunaan, data mengenai komponen ini sering digunakan dalam SIGA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI untuk memantau kemajuan kesetaraan gender di Indonesia.


Dilarang republikasi artikel Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir
Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir
Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali
PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia
KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation
Lumbung kemiskinan, 5 fakta Kecamatan Kabandungan Sukabumi tetangga SEGS
Menghitung nilai air Perumda TJM Kabupaten Sukabumi, ratusan miliar per tahun!
Ribuan unit! Angka penjualan mobil di Sukabumi dalam satu tahun

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:26 WIB

Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42 WIB

Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:23 WIB

Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali

Senin, 22 Juni 2026 - 20:34 WIB

PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 03:16 WIB

KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation

Berita Terbaru

Ilustrasi wisatawan domestik berjalan menuju hotel - sukabumiheadline.com

Wisata

5 daerah di Jawa Barat favorit wisatawan, tidak ada Sukabumi

Minggu, 28 Jun 2026 - 02:27 WIB

Ilustrasi dokter sedang melakukan operasi terhadap pasien di rumah sakit - sukabumiheadline.com

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC

Sabtu, 27 Jun 2026 - 22:42 WIB

New Honda ADV 350 - Honda

Otomotif

New Honda ADV 350, skutik maxi dan gahar dijual segini

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:35 WIB