sukabumiheadline.com – Kabupaten Sumedang mencatatkan capaian strategis dengan meraih peringkat pertama di Jawa Barat dan lima besar nasional dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk kategori kabupaten.
Artikel ini disajikan dalam rangka satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar dan Andreas, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dan Bobby Maulana yang di Lantik pada 20 Februari 2025 lalu.
Untuk diketahui, secara nasional pada kategori kabupaten, Sumedang berada di posisi kelima dengan skor 4,04, di bawah Badung, Sleman, Sukoharjo, dan Bantul. Capaian ini menegaskan posisi Sumedang sebagai salah satu daerah paling kompetitif di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peringkat pertama nasional ditempati oleh Kabupaten Badung (Bali) dengan skor 4,21, diikuti Kabupaten Sleman (DI Yogyakarta) dengan skor 4,14, Kabupaten Sukoharjo (Jawa Tengah) dengan skor 4,14, dan Kabupaten Bantul (DI Yogyakarta) di posisi keempat. Sumedang menempati peringkat kelima dengan skor 4,04.
IDSD Jawa Barat 2025

Untuk diketahui, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi BRIN, Senin (2/3/2026), IDSD Jawa Barat pada 2025 meraih 3,93 poin.

Sayangnya, Kabupaten dan Kota Sukabumi sama-sama menempati posisi jeblok. Kabupaten Sukabumi di posisi 16 dari 18 kabupaten di Jawa Barat, dan Kota Sukabumi di posisi 8 dari 9 kota di Tatar Pasundan. Padahal dua daerah ini dilintasi Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka). Namun keberadaannya belum menjadi daya ungkit perekonomian daerah.
Baca Juga:
- Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran
- 1 Tahun Asep Japar – Andreas: Rata-rata Lama Sekolah penduduk Sukabumi DO kelas 3 SMP
IDSD Kabupaten Sukabumi 2025

Kabupaten Sukabumi meraih skor IDSD 3,57 poin pada 2025, sekaligus menempatkannya di posisi 16 dari 18 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat. Angka tersebut naik dibandingkan 2024 yang meraih 3.54 poin.
Namun, capaian tersebut masih kalah dari Cianjur yang tidak dilintasi jalan tol. Kota tauco tersebut berhasil meraih 3,79 poin, dan Tasikmalaya 3,85 poin. Meskipun demikian, Kabupaten Sukabumi unggul atas Garut mmm poin (posisi 17), dan Indramayu 3,38 poin (18).
IDSD Kota Sukabumi 2025
Sedangkan, IDSD Kota Sukabumi pada 2024 meraih skor 3.83 poin. IDSD Kota Mochi naik pada 2025 menjadi 3,94 poin. Namun, skor tersebut menempatkan Kota ini di posisi 8 dari 9 kota di Jawa Barat.
Untuk diketahui, Kota Sukabumi hanya unggul atas Kota Cimahi yang meraih 3,93 poin (9). Namun, masih di bawah Kota Banjar yang meraih 3,95 poin (7) dari 9 kota di Jawa Barat.
IPM Sukabumi jeblok
Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, nilai jeblok juga diraih Sukabumi untuk skor Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari 27 kota dan kabupaten, Sukabum menempati posisi 24. Baca selengkapnya: 1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok









