SUKABUMIHEADLINES.com l Tim SAR Gabungan hingga Jumat (6/5/2022) menjelang sore, masih melakukan pencarian terhadap wisatawan yang tenggelam di Pantai Karanghawu Kebon Kalapa, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Puluhan Tim SAR Gabungan dikerahkan dalam operasi sar tersebut serta membagi area pencarian menjadi dua tim. Adapun, tim pertama melakukan penyisiran dengan perahu karet dengan luas area pencarian hingga 2 Nautical Mile (NM) di sekitar lokasi kejadian.
Selanjutnya tim kedua melakukan pencarian melalui jalur darat dengan pengamatan secara visual di sepanjang bibir pantai hingga radius 6 KM.
“Basarnas bersama unsur SAR Gabungan yang ada di lapangan sudah berupaya mengoptimalkan pencarian pada hari ini dengan harapan korban segera ditemukan,” ungkap Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman, melalui Korpos Sar Basarnas Sukabumi Suryo Adianto, Jumat.
Adapun, dalam operasi SAR kali ini, lanjut Suryo, melibatkan berbagai unsur potensi Sar gabungan terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polair, TNI AL, P2BK, BPBD, Balawista, RAPI, ACT MRI, SARDA, IEA, ROTASI, Sehati Gerak Bersama, Relawan Doa, VTB, SSV, Catatan Cakrawala.
“Pemuda Pancasila serta unsur masyarakat sekitar,” jelasnya.
Diberitakan sukabumiheadlines.com sebelumnya, dua wisatawan terseret ombak, Kamis, sekitar pukul 15.30 WIB sesaat sedang berenang di pinggir Pantai Karanghawu Kebon Kelapa.
Satu korban Arya (16) berhasil diselamatkan petugas Balawista dan polisi yang sedang berjaga. Sedangkan, korban atas nama Yoga Pamungkas (17) hingga kini masih dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.