Investasi anjlok 67,9% Israel di ambang bangkrut, begini rinciannya

- Redaksi

Sabtu, 27 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan Shekel dirampok tentara Israel dari Gaza. l Al Mayadeen

Tumpukan Shekel dirampok tentara Israel dari Gaza. l Al Mayadeen

sukabumiheadline.com – Gempuran yang terus menerus terhadap wilayah Gaza, Palestina, membuat Israel harus memaksa warga untuk mengevakuasi rumah mereka dan menyebabkan militer memanggil ratusan ribu tentara cadangan.

Bahkan, keberadaan tentara cadangan tersebut diketahui telah menghabiskan sekitar 8 persen tenaga kerja, sehingga memicu jatuhnya manufaktur secara tiba-tiba, mengguncang konsumsi, dan mengosongkan sekolah, kantor dan bidang konstruksi.

Konflik antara Israel dan Hamas diperkirakan bakal merugikan Israel sekitar 255 miliar shekel atau sekitar US$70,3 miliar hingga akhir 2025. Jumlah tersebut setara dengan 13 persen pendapatan domestik bruto (PDB) negara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirangkum dari berbagai sumber, pertumbuhan ekonomi (PDB) Israel anjlok hingga 19,4% pada kuartal IV 2023. Padahal, pada kuartal III, Juli hingga September, menunjukkan pertumbuhan 1,8%.

Diberitakan CNN, anjloknya ekonomi Israel didorong oleh penurunan konsumsi swasta sebesar 26,9 persen karena kepercayaan anjlok setelah Hamas melancarkan serangan negara tersebut pada 7 Oktober 2023 silam. Begitu juga rumah tangga mengurangi pengeluaran.

Sementara investasi oleh dunia usaha anjlok 67,8 persen didorong oleh hampir terhentinya pembangunan perumahan akibat panggilan militer dan pengurangan pekerja Palestina.

Sementara itu, mata uang Shekel Israel melemah 0,4 persen pada kisaran 3,62 per dolar AS.

Baca Juga :  Hasil perang 12 hari vs Iran, ekonomi Israel ambruk

Utang menggunung 

Utang Israel pun dilaporkan tembus 160 miliar shekel atau setara Rp697,38 triliun pada sepanjang 2023 silam. Utang ini melesat dua kali lipat jika dibandingkan dengan 2022 yang hanya 63 miliar Shekel.

Kementerian Keuangan Israel menyebut 81 miliar shekel yang dihimpun pada 2023 kemarin tersebut dihimpun sejak pecahnya perang Israel-Hamas. Lonjakan itu membuat rasio utang Israel melesat dari 60,5% dari PDB pada 2022 menjadi 62,1% pada 2023 kemarin.

Rasio itu diperkirakan masih akan meningkat lagi menjadi 67% pada 2024 ini. Peningkatan itu tak lepas dari lonjakan belanja perang Israel.

Sementara, Badan Pusat Statistik Israel melaporkan tingkat pengangguran di Israel melonjak mencapai 9,6% pada Oktober 2023 silam usai pecahnya perang tersebut. Diketahui, 428.400 orang menganggur dibandingkan 163.600 orang di bulan sebelumnya.

Setelah serangan tersebut, hampir 400 ribu warga Israel dipanggil untuk tugas cadangan. Sedangkan data resmi menunjukkan bahwa sekitar 80 ribu warga Israel ditempatkan pada cuti tanpa bayaran dalam beberapa minggu terakhir. Tingkat ketenagakerjaan pada Oktober turun menjadi 56,5% dari 61,1%.

Badan Pusat Statistik Israel menyatakan perang secara tajam membatasi pengeluaran, perjalanan atau wisata, dan investasi pada akhir tahun silam.

Pengeluaran swasta juga mengalami penurunan 26,3%, sementara ekspor turun 18,3% dan investasi aset tetap anjlok 67,8% terutama untuk bangunan tempat tinggal. Sektor konstruksi kewalahan karena kurangnya tenaga kerja karena panggilan wajib militer dan pengurangan pekerja Palestina.

Baca Juga :  Pastor Manuel: Kami Siap Mati Membela Masjid Al Aqsa

Sebuah laporan tahunan juga mengungkap serangan Israel di Gaza telah secara signifikan merusak pendapatan 19,7% masyarakat Israel, dengan 45,5% menyatakan kekhawatiran akan semakin memburuknya kesulitan ekonomi.

Mirisnya, seluruh badan amal atau 100% lembaga sosial yang didedikasikan untuk mendukung masyarakat miskin tidak lagi menerima bantuan dari pemerintah Israel. Di sisi lain, ada peningkatan jumlah permintaan bantuan.

Garis kemiskinan alternatif, yang mewakili biaya hidup minimum, didefinisikan sebagai 5.107 shekel atau Rp22,7 juta per bulan untuk seorang individu dan 12.938 shekel atau Rp57,6 juta untuk satu keluarga yang terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak.

Di sisi lain, sebanyak 81,8% penerima bantuan terlilit utang, 85,1% menderita kekurangan energi, 79,3% menderita penyakit kronis, 81,6% penerima bantuan lanjut usia hidup dalam kemiskinan, dan 31,5% menghadapi kerawanan pangan yang parah.

Laporan ini menyoroti keberadaan segmen populasi yang tidak secara resmi diklasifikasikan sebagai kelompok miskin berdasarkan Asuransi Nasional, namun pada kenyataannya, hidup dalam kemiskinan.

Berita Terkait

The Middle East: Benjamin Netanyahu tewas, pihak Israel tunda umumkan karena ini
Tak ditanggung asuransi, Iran ancam rudal Nvidia, Google, dan Microsoft
Kemenlu Israel minta warganya main aplikasi kencan di dalam bunker saja
Ramadhan ogah bicara dengan setan, Ketua Parlemen Iran: Hanya di PS kapal AS bisa lewat Selat Hormuz
Pasang badan untuk pemimpin tertinggi Iran, Korut: Israel rusak perdamaian
Wamenlu Iran: Kami sukses hancurkan Israel dan AS
Iddo Netanyahu adik PM Israel dikabarkan tewas karena serangan Iran
Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv: Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:54 WIB

The Middle East: Benjamin Netanyahu tewas, pihak Israel tunda umumkan karena ini

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:26 WIB

Tak ditanggung asuransi, Iran ancam rudal Nvidia, Google, dan Microsoft

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:20 WIB

Kemenlu Israel minta warganya main aplikasi kencan di dalam bunker saja

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:00 WIB

Ramadhan ogah bicara dengan setan, Ketua Parlemen Iran: Hanya di PS kapal AS bisa lewat Selat Hormuz

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:24 WIB

Pasang badan untuk pemimpin tertinggi Iran, Korut: Israel rusak perdamaian

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131