Jabatan dan komposisi jenis kelamin 4 ribu PPPK di Kabupaten Sukabumi, terbanyak guru

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK - Istimewa

Ilustrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK - Istimewa

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki hampir 4 ribu tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK. Dari jumlah tersebut, terbagi ke dalam 3 jabatan fungsional, yakni guru, media, dan teknis.

Total ada sebanyak 3.982 tenga PPPK se-Kabupaten Sukabumi yang didominasi oleh tenaga PPPK laki-laki. Namun, dari jumlah tersebut tidak ada satupun yang menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Utama, Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Eselon V, maupun Fungsional Dosen.

Untuk diketahui, ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga PPPK. Dari total hampir 4 ribu tenaga PPPK di Kabupaten Sukabumi, mayoritas berjenis kelamin perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terbanyak PPPK guru

Dari hampir 4 ribu tenaga PPPK di Kabupaten Sukabumi, masing-masing menduduki Jabatan Fungsional Guru, Jabatan Fungsional Medis, dan Jabatan Fungsional Teknis.

Untuk Jabatan Fungsional Guru, terdapat 1.384 laki-laki dan 1.878 perempuan, total sebanyak 3.262 tenaga PPPK. Untuk Jabatan Fungsional Medis, sebanyak 180 laki-laki dan 278 perempuan atau total 458 tenaga PPPK. Sedangkan, Jabatan Fungsional Teknis diisi oleh 199 laki-laki dan 63 perempuan atau total sebanyak 262 tenaga PPPK.

Dengan demikian total jumlah tenaga PPPK di Kabupaten Sukabumi, adalah 1.763 laki-laki dan 2.219 perempuan, total sebanyak 3.982 tenaga PPPK.

Untuk perbandingan, di Kabupaten Sukabumi terdapat 6.201 tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki dan 6.012 ASN perempuan, total 12.213 orang ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK.

Pengertian PPPK dan PNS

Untuk informasi, PPPK adalah ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu.

Berbeda dengan PNS, tenaga PPPK diangkat berdasarkan perjanjian kerja, tidak memiliki jenjang karier hierarkis seperti PNS, masa kerja minimal 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan penilaian kinerja.

PPPK juga fokus pada rekrutmen profesional yang siap kerja dengan keterampilan dan kemampuan spesifik
Perbedaan PPPK dan PNS.

Sedangkan PNS merupakan pegawai tetap dengan nomor induk pegawai secara nasional, sedangkan PPPK diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja tertentu (kontrak)
PNS berhak memperoleh jaminan pensiun, sedangkan PPPK tidak.

Selain itu, PNS memiliki jenjang karier berupa pangkat dan golongan yang terus berkembang setiap tahun, dan dapat mengisi jabatan struktural dan fungsional sekaligus.

Untuk diketahui, hubungan kerja PPPK dapat diputus karena jangka waktu perjanjian kerja berakhir, meninggal dunia, atas permintaan sendiri, perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah, atau tidak cakap jasmani dan/atau rohani.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB