Jadwal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1447 H Muhamadiyah – NU dan perbedaan metode

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makan sahur - sukabumiheadline.com

Ilustrasi makan sahur - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Umat Muslim di seluruh dunia tidak lama lagi akan menjalankan Rukun Islam ketiga, yakni kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi.

Karenanya, yang paling ditunggu-tunggu adalah penetapan hari pertama atau 1 Ramadhan 1447 H, yaknibtanggal dimulainya seluruh umat Muslim melaksanakan puasa wajib tersebut.

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah secara resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 H. Sedangkan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masih menunggu hasil pemantauan lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadwal puasa Ramadhan dan Lebaran Muhammadiyah

Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dan metode hisab hakiki wujudul hilal, Muhammadiyah menetapkan:

  • 1 Ramadhan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026.
  • 1 Syawal 1447 H (Idul Fitri): Jumat, 20 Maret 2026.

Jadwal puasa Ramadhan dan Lebaran Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah

NU dan Pemerintah RI (Kementerian Agama) belum menetapkan tanggal pasti karena menggunakan metode Rukyatul Hilal (pengamatan hilal secara langsung).

Prediksi: Dalam Kalender Hijriah yang diterbitkan Kemenag, 1 Ramadhan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan resmi Ramadhan dan Idul Fitri 1447

Akan ditetapkan melalui Sidang Isbat yang digelar pada akhir bulan Sya’ban atau sekitar tanggal 17-18 Februari 2026.

Perbandingan metode

Muhammadiyah

  • Metode: Hisab Hakiki (KHGT)
  • 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026

NU dan Pemerintah

  • Metode: Rukyatul Hilal (Menunggu Sidang Isbat)
  • 1 Ramadhan 1447 H diprediksi jatuh pada 19 Februari 2026

Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari masing-masing organisasi dan pemerintah, Kemenag RI.

Berita Terkait

Che Engku Chesterina part 2: Pengaruh balerina asal Sukabumi dalam balet internasional
Mengingat sejarah kurban, kapan Idul Adha pertama kali dirayakan?
Che Engku Chesterina part 1: Pendidikan dan masa kecil balerina asal Sukabumi tampil di Eropa
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto: Polisi pembasmi tambang ilegal
Mei kelabu, Sukhoi Superjet 100 tabrak Gunung Salak di Sukabumi-Bogor 45 tewas
Membanding jumlah pemeluk Islam dan non-Muslim di Sukabumi 2026
Hanya 18 jemaah haji Kota Sukabumi berangkat, sebab cerai hingga meninggal dunia
Berkurban dengan cara utang, begini pandangan Islam

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:45 WIB

Che Engku Chesterina part 2: Pengaruh balerina asal Sukabumi dalam balet internasional

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:25 WIB

Mengingat sejarah kurban, kapan Idul Adha pertama kali dirayakan?

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:01 WIB

Che Engku Chesterina part 1: Pendidikan dan masa kecil balerina asal Sukabumi tampil di Eropa

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:38 WIB

Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto: Polisi pembasmi tambang ilegal

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WIB

Mei kelabu, Sukhoi Superjet 100 tabrak Gunung Salak di Sukabumi-Bogor 45 tewas

Berita Terbaru

Tempe buatan perajin di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

UMKM

Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:55 WIB