JARI Adventure Sukabumi, dari Obrolan Iseng Berujung Jelajah Rimba

- Redaksi

Minggu, 4 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JARI Adventure saat kopdar sebelum masa pandemi. | Foto: Istimewa

JARI Adventure saat kopdar sebelum masa pandemi. | Foto: Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com – JARI Adventure adalah salah satu komunitas pecinta alam di Sukabumi. JARI merupakan singkatan dari Jelajah Alam Rimba Indonesia. Komunitas ini getol melakukan aktivitas di alam liar, salah satunya mendaki gunung.

Saepul Azis (29 tahun), salah satu pendiri JARI Adventure mengatakan, komunitas ini terbentuk pada 3 September 2015. Ia menyebut komunitas ini dibentuk dari hasil obrolan iseng lalu membuat grup Facebook.

“Pas pertama dibentuk, terdiri dari tiga orang. Saya sendiri, Andi dan Atau. Kita teman satu kampung, satu permainan, lalu mengajak rekan lainnya untuk bergabung di grup Facebook sampai jumlahnya 50 orang. Sempat adakan kopdar pertama tanggal 21 September 2015,” ungkap Saepul Aziz kepada sukabumiheadline.com, Ahad (4/7/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk data anggota, kita tidak punya data resmi karena komunitasnya bersifat bebas. Tapi kalau di grup chat WhatsApp kita punya 178 member, di grup Facebook ada 580 anggota. Dan kita punya beberapa grup bagian kita yang lainnya, seperti, JARI Futsal Club, Jari Entrepreneur, dan Jari Tafakur,” imbuhnya.

Saepul Aziz melanjutkan, komunitas JARI Adventure pernah juga melakukan kegiatan alam, menjelajah alam rimba dan mendaki gunung hingga ke Jawa Tengah.

“Gunung paling jauh baru Merbabu. Tapi kita bukan khusus gunung. Kita juga sering trip curug, hutan, pantai, danau, snorkeling ke laut, bahkan pernah trip ke Yogyakarta dan Dufan,” tandasnya.

Sayangnya, saat pemberlakuan PPKM sebab pandemi Covid-19, Komunitas JARI Adventure harus mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Semoga pandemi cepat selesai supaya kita bisa mendaki dan melakukan aktivitas lagi dengan aman,” pungkasnya.

Berita Terkait

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi
Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo
Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi
Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan
Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran
Ceperist Sukabumi Ngahidji berbagi di bulan suci, santuni yatim piatu dan lansia
Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:27 WIB

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi

Senin, 18 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:46 WIB

Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran

Berita Terbaru

Skuad Persib Bandung 2026/2027 - Bandung Football

Olahraga

Ini 32 pemain Persib musim 2026/2027, Ramon Tanque dipinjamkan

Selasa, 25 Agu 2026 - 18:39 WIB

Tabrakan maut di Sukabumi - Ist

Sukabumi

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:23 WIB