Jumlah pria-wanita Sukabumi menikah, bercerai dan jomblo 2025

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pria dan wanita sedang melakukan pendekatan - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pria dan wanita sedang melakukan pendekatan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Persentase tingkat perceraian di Kabupaten Sukabumi pada 2025 masih terbilang tinggi, mencapai dua digit lebih. Hal itu diketahui dari dalam paparan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret, Badan Pusat Statistik (BPS) 2025.

Mengutip data Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Barat (ribu jiwa) 2021–2025, dari BPS 2025, jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi diprediksi mengalami pertambahan dari 2.828,02 ribu (2024) menjadi 2.852,11 ribu (2025). Namun, tidak merinci jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin. Baca selengkapnya: Sukabumi berapa? Ini jumlah penduduk kota dan kabupaten se-Jawa Barat 2021-2025

Sedangkan menurut data 2024, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi berjenis kelamin laki-laki sebanyak 1.433.378 jiwa, dan perempuan sebanyak 1.394.646 jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (3/1/2026), pada bagian Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas Menurut Karakteristik dan Status Perkawinan Kabupaten Sukabumi, 2025, berikut adalah jumlah pria/wanita Sukabumi menikah, bercerai dan jomblo:

Usia 10 tahun ke atas 

Laki-laki dan Perempuan Status Belum Kawin

Ilustrasi suasana mahasiswa sedang diskusi di lingkungan kampus - sukabumiheadline.com
Ilustrasi suasana mahasiswa sedang diskusi di lingkungan kampus – sukabumiheadline.com
  • Perempuan: Jumlah perempuan yang berstatus belum kawin sebanyak 28,03 persen, atau setara 390.919 jiwa masih lajang.
  • Laki-laki: Sedangkan, sebanyak 37,05 persen laki-laki di Sukabumi yang berstatus belum kawin. Jumlah tersebut setara dengan 531.066 jiwa masih lajang.

Laki-laki dan Perempuan Status Kawin

Ilustrasi ibu hamil sedang ditemani suami - sukabumiheadline.com
Ilustrasi ibu hamil sedang ditemani suami – sukabumiheadline.com
  • Perempuan: Jumlah perempuan yang berstatus kawin sebanyak 61,85 persen. Jika berbanding jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi, artinya sebanyak 862.588 jiwa perempuan di Kabupaten Sukabumi berstatus lajang.
  • Laki-laki: Menariknya, hanya 60,55 persen laki-laki di Sukabumi yang berstatus kawin, atau sebanyak 867.910 jiwa.
Baca Juga :  Baju hijau hingga hantu tanpa kepala: Lokasi 11 mitos di Sukabumi, terkenal hingga luar daerah

Laki-laki dan Perempuan Status Cerai

Ilustrasi istri memarahi suami - sukabumiheadline.com
Ilustrasi istri memarahi suami – sukabumiheadline.com
  • Perempuan: Jumlah perempuan yang berstatus cerai (hidup/mati) sebanyak 10,12 persen. Jika berbanding jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi, artinya sebanyak 141.138 jiwa perempuan di Kabupaten Sukabumi berstatus janda.
  • Laki-laki: Menariknya, hanya 2,40 persen laki-laki di Sukabumi yang berstatus cerai (hidup/mati) atau duda. Jumlah tersebut setara dengan 34.401 jiwa berstatus duda.

Untuk informasi, tidak ada penjelasan terkait perbedaan angka jumlah laki-laki dan perempuan yang bercerai.

Dari total penduduk Kabupaten Sukabumi yang sudah menikah dan berstatus kawin, menurut bagian Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas yang Berstatus Kawin dan Memiliki Buku/Akta Nikah dari KUA/Kantor Catatan Sipil:

  • Perempuan: 81,34 persen atau 705.957 perempuan menikah memiliki buku nikah. Dengan demikian, sebanyak 156.631 wanita menikah tidak memiliki buku nikah.
  • Laki-Laki: 81,06 persen atau sebanyak 703.527 laki-laki yang menikah memiliki buka nikah. Artinya sebanyak 164.383 laki-laki menikah, namun tidak memiliki buku nikah.

Usia 15-49

Sementara itu, pada bagian Persentase Penduduk Berumur 15-49 Tahun ke Atas Menurut Karakteristik dan Status Perkawinan Kabupaten Sukabumi, 2025, berikut adalah jumlah pria/wanita Sukabumi menikah, bercerai dan jomblo:

Baca Juga :  Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?

Laki-laki dan Perempuan Status Belum Kawin

Memahami kompleksitas beragama Gen Z, Moderat, inklusif, menolak afiliasi hingga perspektif gender
Ilustrasi Muslim dan Muslimah Gen Z – sukabumiheadline.com
  • Perempuan: Jumlah perempuan yang berstatus belum kawin sebanyak 29,63 persen, atau setara 413.233 jiwa.
  • Laki-laki: Sedangkan, sebanyak 43,96 persen laki-laki di Sukabumi yang berstatus belum kawin. Jumlah tersebut setara dengan 630.112 jiwa.

Laki-laki dan Perempuan Status Kawin

Ilustrasi bekerja di rumah ditemani anak dan istri - sukabumiheadline.com
Ilustrasi bekerja di rumah ditemani anak dan istri – sukabumiheadline.com
  • Perempuan: Jumlah perempuan yang berstatus kawin sebanyak 67,61 persen. Jika berbanding jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi, sebanyak 942.920 jiwa.
  • Laki-laki: Menariknya, hanya 54,79 persen laki-laki di Sukabumi yang berstatus kawin, atau sebanyak 785.347 jiwa.

Laki-laki dan Perempuan Status Cerai

Ilustrasi mantan pasangan suami istri - sukabumiheadline.com
Ilustrasi mantan pasangan suami istri – sukabumiheadline.com
  • Perempuan: Jumlah perempuan yang berstatus cerai (hidup/mati) sebanyak 2,76 persen. Jika berbanding jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi, artinya sebanyak 38.492 jiwa perempuan di Kabupaten Sukabumi berstatus janda.
  • Laki-laki: Menariknya, hanya 1,25 persen laki-laki di Sukabumi yang berstatus cerai (hidup/mati) atau duda. Jumlah tersebut setara dengan 17.917 jiwa.

Untuk informasi, tidak ada penjelasan terkait perbedaan angka jumlah laki-laki dan perempuan yang bercerai.

Berdasarkan tingkat perceraian menurut kelompok umur di atas, dapat dilihat bahwa tingginya tingkat perceraian terjadi pada pasangan usia muda. Terbukti tingkat perceraian pada kelompok usia 15-49 jauh lebih rendah, jika dibandingkan kelompok usia 10 tahun ke atas.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Kamis, 19 Feb 2026 - 03:30 WIB

Ilustrasi bawang daun - sukabumiheadline.com

UMKM

21 kecamatan penghasil bawang daun di Sukabumi

Rabu, 18 Feb 2026 - 10:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131