Kali pertama di era Bupati Sukabumi Asep Japar, ini alasan Hari Juang Siliwangi 2025 ditunda

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perumahan surat undangan peringatan Hari Juang Siliwangi 9 Desember menjadi 11 Desember - Ist

Perumahan surat undangan peringatan Hari Juang Siliwangi 9 Desember menjadi 11 Desember - Ist

sukabumiheadline.com – Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olah Raga (Kadisbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, mengeklaim penundaan peringatan Hari Juang Siliwangi 2025, dari 9 Desember menjadi 11 Desember, bukan tanpa alasan.

“Kami tetap mengundang pada 9 Desember, seperti tahun sebelumnya. Namun, karena adanya koordinasi antara Komando Distrik Militer (Kodim) Kota dan Kabupaten Sukabumi, karena adanya telegram dari Korem (Komando Resort Militer), menjadi alasan peringatan Hari Juang Siliwangi digeser menjadi 11 Desember,” jelas Yudi kepada sukabumiheadline.com melalui sambungan telepon, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, peringatan bahkan sudah dimulai sejak Senin, 8 Desember 2025, seperti biasa dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah dimulai sejak 8 Desember malah. Seperti biasa, diisi dengan perkemahan hingga penyuluhan mengenai bahaya narkotika dan obat terlarang kepada generasi muda,” jelasnya.

“Jadi dalam hal ini kami, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, hanya fasilitasi saja. Leading sector-nya kodim-kodim, seperti saya jelaskan tadi,” tambah Yudi.

“Jadi bukan menunda, makanya hanya mengganti surat undangan dari 9 menjadi 11 Desember saja. Kalau peringatannya sudah dimulai sejak 8 Desember,” pungkasnya.

Berita Terkait: Hari ini 80 tahun silam: Pertempuran sengit di Bojongkokosan Sukabumi

Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Parungkuda Didi Jaenulatif menyayangkan adanya penundaan peringatan Hari Juang Siliwangi 2025.

Menurutnya, penundaan tersebut baru kali pertama terjadi di era Bupati Sukabumi Asep Japar. Ia menilai penundaan tersebut sebagai pengaburan dan penyimpangan sejarah bangsa.

“Penundaan peringatan Hari Juang Siliwangi 2025, dari 9 Desember menjadi 11 Desember baru kali pertama terjadi era bupati sekarang. Ini menjadi preseden buruk karena merupakan penyimpangan sejarah bangsa,” kata Didi.

Tugu perjuangan Palagan Bojongkokosan Sukabumi - Aris
Tugu perjuangan Palagan Bojongkokosan Sukabumi – Aris

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, ormas Pemuda Pancasila (PP) menilai penundaan tersebut sebagai upaya penyimpangan sejarah, sekaligus cacat administrasi.

Seperti diketahui, upacara peringatan Hari Juang Siliwangi digelar di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, setiap 9 Desember. Namun, tahun ini diundur menjadi 11 Desember, dan tanpa pemberitahuan tertulis. Baca selengkapnya: Peringatan Hari Juang Siliwangi 2025 di Sukabumi ditunda, PP: Penyimpangan sejarah, cacat administrasi

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru