22.8 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Pria tewas tersambar petir saat main handphone ternyata ASN Pemkab Sukabumi

sukabumiheadline.com - Korban tewas dalam insiden tersambar...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Belasan pemotor pengguna knalpot bising diamankan Satlantas Polres Sukabumi

sukabumiheadline.com - Belasan pengendara sepeda motor yang...

Kasihan Joe Biden, Raja Salman Resmi Gabung Genk Putin-Xi Jinping, BRICS+

InternasionalKasihan Joe Biden, Raja Salman Resmi Gabung Genk Putin-Xi Jinping, BRICS+

sukabumiheadline.com l Arab Saudi akhirnya secara resmi mengumumkan bergabung dengan aliansi dagang BRICS+. Hal ini terjadi saat grup itu sedang melakukan ekspansi di tengah tekanan Barat terhadap salah satu anggotanya, Rusia, sebagai buntut perang dengan Ukraina.

Diberitakan Reuters, pengumuman ini disampaikan oleh media televisi resmi pemerintah Saudi, Selasa waktu setempat.

Diketahui, Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan, pada Agustus 2023 menyebutkan bahwa negaranya akan mengambil sikap untuk mengikuti BRICS pada 1 Januari 2024.

“Saat itu, Menteri Luar Negeri mengatakan kelompok BRICS adalah saluran yang bermanfaat dan penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi antar negara anggota,” timpal media resmi Rusia, Russia Today (RT), Rabu (3/1/2024).

Untuk informasi, BRICS+ hingga saat ini telah beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, menyambut lima anggota baru pada Hari Tahun Baru. Selain Arab Saudi, kini BRICS+ mencakup Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Selain itu, Venezuela juga dikabarkan akan bergabung.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengaku alasannya bergabung ke BRICS+ adalah karena kelompok tersebut mewakili “masa depan umat manusia” karena merupakan kekuatan ekonomi yang besar.

Rusia sendiri saat ini menjabat sebagai presiden bergilir BRICS+. Presiden Vladimir Putin berjanji untuk “memfasilitasi integrasi yang harmonis” dari mitra-mitra baru.

“Sekitar 30 negara lain telah menyatakan niat mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tersebut dalam berbagai bentuk,” kata Putin.

Menurut angka IMF, BRICS yang diperluas kini melampaui G7, kelompok informal negara-negara Barat terkemuka. Diukur dari daya beli, BRICS mencakup 36% dari total PDB dunia.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer