sukabumiheadline.com l LEMBURSITU – Seorang penjual nasi goreng (nasgor) menjadi korban kebrutalan geng motor di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (25/7/2023) malam sekira pukul 21.00 WIB. Baca lengkap: Penjual Nasgor di Lembursitu Sukabumi Korban Geng Motor, Warga: Demi Allah Gak Rela
Alhasil, video dan foto peristiwa tersebut berseliweran di jagad media sosial (medsos) Facebook dengan disertai penjelasan bernada keluhan, amarah, jengkel hingga melecehkan.
Berikut adalah 5 status Facebook warganet Sukabumi dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (27/7/2023) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
5. Akun Facebook Siti Han Ipa menyayangkan ketiadaan aparat di depan terminal hingga perempatan jalur Alfamart hingga Cipanengah yang sebelumnya selalu ada. Hal itu karena ia mengaku sering pulang jam 22.00 atau 23.00 WIB di jalur tersebut.

4. Akun Habiel Banieka mempertanyakan kapan polisi akan bergerak. “Masa harus menunggu ada korban lagi?” tulisnya.

3. Akun Facebook Uwey Uwey berharap polisi segera bertindak, mengingat sudah banyak korban tak berdosa yang menjadi korban geng motor.

2. “Tidak tahu lupa di tahun berapa wacana ini ada, tapi belum pernah mendengar ada geng motor yang ditembak di tempat, korban geng motor malah ada terus,” tulis akun Dei seraya memposting tangkapan layar berita terkait ancaman polisi yang berjanji akan menembak di tempat geng motor.

1. “Cuma ada yang dibacok aja sampai heboh orang kampung.”

Status akun Ecaa Valvoline ini menyedot perhatian netizen Sukabumi. Hampir semua komentar bernada umpatan. Bahkan banyak warganet membagikan status tersebut seraya mempertanyakan maksud pemilik akun atau doa-doa tidak baik.
Klarifikasi kemudian muncul dari pemilik akun Facebook Eca Queenly yang mengaku jika dirinya memang pemilik akun Facebook Ecaa Valvoline. Namun, kata dia, akun Facebook tersebut sudah sejak 2021 dibajak orang lain, sehingga dirinya tidak tahu menahu dengan status tersebut.
Meskipun Eca berulang kaymembuay status klarifikasi di akun Eca Queenly, namun banyak netizen yang tidak mempercayainya.