sukabumiheadline.com – Ajang bergengsi bagi para penghafal AlQuran bakal digelar di Arab Saudi. Disampaikan Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan, Abdulatif Al Al-Sheikh, pihak kerajaan kaya minyak itu bakal menggelar lomba penghafal AlQuran berhadiah total puluhan miliar Rupiah.
Menurutnya, hadiah yang berasal dari King Salman bin Abdulaziz Award for Holy Quran Memorization, Recitation and Interpretation resmi dinaikkan menjadi SR9 juta atau sekitar Rp40 miliar.
Selain nilai hadiah yang meningkat, jumlah pemenang juara pertama di masing-masing kategori dari enam cabang lomba juga ditambah, dari sebelumnya tiga orang per cabang, mulai edisi ke-28 nanti bakal ada lima pemenang juara pertama di setiap cabang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Al-Sheikh mengatakan, keputusan ini mencerminkan dukungan berkelanjutan dari kepemimpinan Kerajaan terhadap AlQuran dan para penghafalnya. Peningkatan nilai hadiah bertujuan memperkuat posisi kompetisi ini sebagai salah satu inisiatif nasional terdepan dalam pelayanan terhadap AlQuran.
“Langkah ini untuk mendorong lebih banyak warga menghafal, membaca, serta memahami Alquran,” ujarnya, dikutip sukabumiheadline.com dari saudigazette, Selasa (24/2/2026).
Untuk informasi, dalam beberapa tahun terakhir, lomba tersebut mengalami perkembangan signifikan, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas penyelenggaraan, maupun standar penjurian.
Diharapkan, dengan hadiah lebih besar, maka persaingan positif semakin luas dan mampu menarik lebih banyak talenta terbaik dari seluruh penjuru Kerajaan dalam bidang hafalan, tilawah, dan tafsir.
Kementerian juga terus menyempurnakan aspek organisasi, media, dan teknis kompetisi agar selaras dengan visi transformasi nasional Saudi Vision 2030. Upaya ini sekaligus memperkuat posisi Arab Saudi sebagai tuan rumah ajang-ajang besar AlQuran tingkat internasional.
Dalam pernyataannya, Al-Sheikh turut menyampaikan apresiasi kepada Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Mohammed bin Salman Al Saud atas dukungan berkelanjutan terhadap berbagai inisiatif yang berkhidmat kepada Alquran.
Dengan peningkatan hadiah dan kuota pemenang ini, ajang King Salman Award diproyeksikan semakin kompetitif—bukan sekadar perlombaan, tetapi simbol komitmen Kerajaan dalam memuliakan kitab suci dan para penjaganya.









