32 C
Sukabumi
Senin, Juni 24, 2024

Hamas Gencatan Senjata di Gaza, Hizbullah Tetap Gempur Israel dari Lebanon

sukabumiheadline.com l Milisi perlawanan Lebanon, Hizbullah dilaporkan...

Persib Pernah Rugi Rp18 Miliar, Glenn Sugita Bos Maung Bandung Berharta Rp29 Triliun

sukabumiheadline.com - Perjalanan Persib Bandung yang menjelma...

Juara Liga 1, Persib Bandung wakil Indonesia di kompetisi Asia

sukabumiheadline.com - AFC Champions League Two adalah...

Kisah Donny Kairupan Sukses Jualan Martabak Seharga Rp375.000 per Porsi

InternasionalKisah Donny Kairupan Sukses Jualan Martabak Seharga Rp375.000 per Porsi

SUKABUMIHEADLINE.com l Kisah sukses berbisnis kuliner datang dari Donny Kairupan, diaspora Indonesia yang berkolaborasi dengan Patty, diaspora dari Taiwan untuk mengembangkan bisnis kudapan martabak manis dan minuman bubble tea di New York, Amerika Serikat.

Pasangan muda ini tinggal di kawasan Queens, New York. Keduanya mantap membuka kafe bernama Papadon pada Juni 2021 silam. Namun, Donny Kairupan sudah menjual kudapan yang kerap disebut Kue Terang Bulan ini sejak 2019 secara online.

Dikutip dari kanal YouTube VOA Indonesia, Rabu (19/10/2022), Donny mengaku menyukai martabak manis sejak kecil. Sayang, kudapan ini tidak dapat ditemukan di New York, sehingga dia berinisiatif untuk membuatnya sendiri.

“Jadi ketika kami kembali ke Indonesia pada tahun 2017, kami kembali ke Manado selama enam bulan. Sementara kami liburan di sana, kami berpikir mengapa tidak belajar cara membuat martabak? Dan ketika kami kembali ke New York, kami membuatnya untuk beberapa keluarga dan teman,” kenang Donny.

Tak disangka, teman-teman Donny dan Patty menyukai rasa martabak ini, bahkan menyarankan untuk menjualnya. Berangkat dari situ, Donny dan Patty pun rutin mengikuti festival kuliner di New York setiap bulan untuk mempromosikan makanan khas Indonesia itu.

Agar lebih akrab di telinga warga New York, mereka menamai martabak manis sebagai “Indo-pancake”. Donny dan Patty juga bergabung dengan komunitas kuliner di New York agar martabaknya bisa semakin dikenal masyarakat setempat.

Selama pandemi melanda Kota New York, Papadon juga berpartisipasi mendukung komunitas menyumbangkan martabak manis gratis kepada para petugas medis di rumah sakit.

“Ini merupakan cara yang bagus bagi kami untuk memperkenalkan martabak manis kepada orang-orang yang belum mengetahuinya,” ujar Donny.

Melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi, akhirnya Donny dan Patty memutuskan untuk mendirikan Kafe Papadon di Astoria, Queens pada 2021 silam.

Tak disangka, respons warga New York terhadap makanan dan minuman di kafe mereka sangat positif. Bahkan, tak sedikit yang rela menempuh jarak jauh demi menyantap Indo-pancake ini.

Di kafenya, Donny menawarkan empat rasa martabak, yaitu original, pandan, ubi ungu, dan red velvet, dengan pilihan topping-nya beragam, mulai dari kacang tanah, wijen, cokelat, keju, kelapa, pisang hingga berbagai pilihan coklat dari Kit-Kat, Oreo, Nutella atau Silver Queen, merek cokelat yang akrab dengan lidah Indonesia.

Selain itu, juga tersedia varian martabak mini, yang bisa dimakan dalam satu porsi kecil. Harganya ditaksir mulai dari 15 dolar AS atau Rp225.000 hingga 25 dolar AS atau Rp375.000, tergantung ukuran dan banyaknya topping yang dipesan.

Selain martabak, kafe Donny dan Patty juga menawarkan minuman manis yang segar, cocok dipadukan dengan martabak manis.

Sedikit tips dari Donny bagi para pemilik usaha, “Jangan pernah menyerah. Memang ini memerlukan kerja keras,” katanya.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer