sukabumiheadline.com l Wanita Sukabumi tentunya banyak yang mengidolakan pangeran ganteng asal Brunei Darussalam, Pangeran Abdul Mateen.
Namun siapa sangka, meskipun berharta fantastis, ternyata ia pernah hidup terbuang di luar istana kerajaan dan hidup bersama ibunya, Puan Mariam binti Abdul Aziz.
Meski bukan putra mahkota Kesultanan Brunei Darussalam, namun sosok Pangeran Abdul Mateen kerap menjadi sorotan. Salah satunya oleh netizen Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pangeran Abdul Mateen sendiri adalah anak dari Sultan Hassanal Bolkiah dengan mantan istri keduanya Mariam binti Abdul Aziz yang merupakan mantan pramugari maskapai Royal Brunei Airlines. Pasangan ini terikat pernikahan pada 1982 hingga 2003.
Dari Mariam Abdul Aziz, sultan Brunei Darussalam dikaruniai empat anak: Pangeran Azim, Putri Azemah Bolkiah (38), Putri Fadzilah Bolkiah (37), dan Pangeran Abdul Mateen (31).
Pernikahan sang Sultan dan ibunda Pangeran Mateen berakhir perceraian. Kabar tersebut, diumumkan melalui televisi dan radio milik pemerintah pada Rabu 16 Juni malam.

Sejak bercerai, ibunda Pangeran Mateen tinggal di luar istana Kerajaan Brunei. Sementara Mateen tetap harus tinggal di dekat sang ayah dalam istana.
Sosok Mateen sendiri kerap terlihat wara-wiri menemani Sultan Hassanal Bolkiah dalam acara-acara kenegaraan.
Terakhir, Pangeran Mateen terlihat menemani sang ayah mengunjungi Jakarta saat digelar Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN beberapa waktu lalu.

Meski hidup terpisah, Mateen dan sang ibunda tetap berinteraksi dengan intens di luar istana. Momen kebersamaan dengan sang ibu kerap Pangeran Mateen bagikan di akun Instagram-nya.
Profil Pangeran Mateen
Pangeran Abdul Mateen saat ini berpangkat Mayor dalam dinas ketentaraan Kerajaan Brunei Darussalam.
Pria tampan bergelar Duli Yang Teramat Mulia Paduka Seri Pengiran Muda Abdul Mateen, adalah anak kesepuluh dan putra keempat Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei oleh mantan istri keduanya, Mariam Abdul Aziz yang berdarah Brunei, Jepang dan Inggris.

Pangeran Mateen sendiri lahir pada 10 Agustus 1991 di salah satu rumah sakit di Kota Bandar Seri Begawan.
Pangeran Mateen mengenyam sekolah dasar di St. Sekolah Andrew. Ia melanjutkan pendidikan menengahnya di Paduka Seri Begawan Sultan Science College dan Sekolah Internasional Jerudong, keduanya adalah sekolah terbaik di Brunei.
Pada Mei 2010, Pangeran Mateen diterima di Kursus Kedinasan (Commissioning Course) untuk perwira militer reguler bersama dengan 200 siswa lainya di Akademi Militer Kerajaan Sandhurst, Inggris.
Pada April 2011, Pangeran Mateen lulus dari kursus kedinasan tersebut sebagai perwira kadet Akademi Militer Kerajaan Sandhurst dan mendapat pangkat Letnan Dua.
Kemudian, pada Juli 2014, ia memperoleh gelar sarjana Bachelor of Arts (B.A.) di King’s College London dengan jurusan Politik Internasional di Barbican Centre, London.
Pada Juli 2016, Pangeran Mateen memperoleh gelar magister Master of Arts (M.A.) di School of Oriental and African Studies, Universitas London dengan jurusan Kajian Internasional dan Diplomasi.
Selanjutnya, pada bulan Maret 2018, Pangeran Mateen memenuhi syarat dan lulus sebagai pilot helikopter di Sekolah Terbang Helikopter Pertahanan di RAF Shawbury, dan pada saat kelulusan dianugerahkan brevet penerbang langsung oleh bapaknya, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah.
Dan pada 20 Mei 2021, Pangeran ‘Abdul Mateen naik pangkat menjadi Mayor.
Ia kemudian menjalani Kursus All Arms Commando (AACC) di Pusat Pelatihan Komando Marinir Kerajaan (CTCRM), Lympstone, Devon, Britania Raya, pada 21 September 2021.