Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel - Polres Sukabumi Kota

Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel - Polres Sukabumi Kota

sukabumiheadline.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota kembali berhasil mengungkap kolaborasi haram seorang pemuda asal Sukabumi, Jawa Barat, dengan pria berusia 51 asal Binjai, Sumatera Utara. Keduanya terungkap berbisnis obat keras terbatas tanpa izin edar di wilayah Sukabumi.

Dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Polres Sukabumi Kota, dalam pengungkapan tersebut polisi mengamankan dua terduga pelaku beserta ribuan butir obat keras jenis Tramadol HCI.

Baca Juga :  Diabadikan Jadi Nama RS di Kota Sukabumi, Pemikiran dan Perjalanan Hidup R. Syamsudin

“Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran obat keras ilegal,” katanya, dikutip Senin (19/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial MDF (23), warga Babakan Jampang, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

“Polisi juga mengamankan FA (51), warga Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara,” jelasnya.

Baca Juga :  Innalillahi, ortu lengah balita 3 tahun tewas dalam sumur di Nagrak Sukabumi

Terduga pelaku MDF diamankan terlebih dahulu di Jalan Lingkar Selatan, Desa Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (17/1/2026) sekira pukul 11.50 WIB.

“Selang beberapa waktu kemudian, petugas kembali mengamankan FA di rumah kontrakannya yang berada di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 13.00 WIB di hari yang sama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131