Komisaris BUMN Plesetkan Khilafah Jadi Khilafuck

- Redaksi

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto. l Istimewa

Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Sosok Dede Budhyarto tengah menjadi sorotan imbas dari cuitannya di Twitter. Ia merupakan Komisaris PT Pelni yang menuai kecaman setelah memplesetkan kata ‘Khilafah’.

Pada 23 Oktober 202 pukul 17.36 WIB, ia menuliskan cuitan mengenai calon presiden atau capres melalui akun Twitternya @kangdede78. Menurutnya, memilih capres jangan sembrono, apalagi sampai memilih yang mendukung kelompok radikal.

Tak sampai di situ, Komisaris BUMN ini bahkan turut memplesetkan kata “khilafah” menjadi kata-kata bernada kasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memilih capres jangan sembrono apalagi memilih capres yang didukung kelompok radikal yang suka mengkafir-kafirkan, pengasong khilafuck anti Pancasila, gerombolan yang melarang pendirian rumah ibadah minoritas,” cuit Dede.

Sontak cuitannya pun menuai berbagai respons kecaman, salah satunya datang dari anggota DPR Fadli Zon. Melalui akun Twitternya, Fadli menilai seharusnya sosok Dede Budhyarto dipecat dari jabatan Komisaris BUMN.

“Orang seperti ini harusnya dipecat saja sebagai komisaris, jangan sampai menjadi wajah BUMN. @erickthohir @KemenBUMN,” kritik Fadli Zon.

Kritikan serupa juga dilontarkan Said Didu di akun Twitter resminya, @msaid_didu. Ia menilai BUMN bisa rusak jika moral dan etika diabaikan pejabat.

“Betapa rusaknya BUMN jika moral dan etika sudah diabaikan dalam pengangkatan pejabat,” sindirnya.

Profil Dede Budhyarto

Dede Budhyarto memiliki nama asli Kristia Budhiyarto dan lahir di Cirebon. Ia mengenyam pendidikan di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan.

Komisiaris PT Pelni yang menjabat tahun 2020 ini ditunjuk dengan Kementerian BUMN Nomor: SK-354/MBU/11/2020. Ia tidak memulai karier di bidang politik, ekonomi, maupun bisnis.

Awalnya, ia adalah seorang penyiar radio dari lembaga penyiaran negara, Radio RRI di Kendari, Sulawesi Selatan. Ia juga sempat beberapa kali pindah ke stasiun radio swasta.

Kemudian jenjang kariernya semakin baik hingga ke posisi Direktur Program di jaringan Etnikom Network Bens Radio di Makassar pada 2005 hingga 2008, lalu Bandung pada 2008 hingga 2009, dan Jakarta pada 2009 hingga 2011.

Selanjutnya, Dede  pun diangkat menjadi General Manager di e-Commerce PT Planet Tecno, sebelum akhirnya menjadi Komisaris PT Pelni. Ditunjuknya sebagai Komisaris PT Pelni juga diduga tak jauh karena alasan ia sebagai relawan Jokowi.

Dede telah mendukung Jokowi sejak mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Basuki Tjahja Purnama. Dede juga mendukung kembali Jokowi pada Pilpres 2014 dan 2019.

Saat Pilpres 2019, Dede berperan sebagai koordinator tim media sosial Jokowi-Ma’ruf.

Berita Terkait

Perlindungan dan Pembela Masyarakat Adat dalam RUU Masyarakat Adat
Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun
MK tolak gugatan, Suket Kemendikbud tentang Ijazah Gibran dan keadilan publik
BGN uji coba program MBG konsep prasmanan: Siswa piket hingga dapur di sekolah
Profil Wahyu Hadiningrat, putra Banten dan Jawa Barat di pucuk pimpinan Polri
Baru lima bulan menjabat, Irjen Pipit Rismanto diganti Irjen Pol Hengki sebagai Kapolda Jabar
Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Perlindungan dan Pembela Masyarakat Adat dalam RUU Masyarakat Adat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:50 WIB

MK tolak gugatan, Suket Kemendikbud tentang Ijazah Gibran dan keadilan publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:28 WIB

BGN uji coba program MBG konsep prasmanan: Siswa piket hingga dapur di sekolah

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Profil Wahyu Hadiningrat, putra Banten dan Jawa Barat di pucuk pimpinan Polri

Berita Terbaru